Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kajian Sistem Pemanenan Air Hujan Sebagai Alternatif Cadangan Air Wilayah Tertentu di PT.Pertamina EP Cepu Zulfa Nabilah; Vera Arida; Bayu Laksono Putra
Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan Vol. 16 No. 1 (2026): Jurnal Green Growth dan Manajemen Lingkungan
Publisher : Program Studi Magister Manajemen Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jgg.161.01

Abstract

Ketersediaan air merupakan faktor krusial dalam sistem operasional, khususnya di area industri dengan risiko tinggi. Namun, pemanfaatan air hujan di lokasi tersebut belum optimal, di mana air hujan dibiarkan terbuang ke sistem drainase tanpa proses penampungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pemanenan air hujan (rainwater harvesting) sebagai cadangan air pengganti air tanah. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, observasi lapangan, serta analisis data primer dan sekunder seperti dimensi bangunan dan curah hujan tahunan. Hasil perencanaan menunjukkan bahwa dengan menggunakan atap seluas 180 m², tangki penampungan berkapasitas 350.000 liter, serta sistem filtrasi dan pompa pendukung, dapat diperoleh pasokan air hujan sebesar 345.078 liter/tahun dan dapat mengurangi penggunaan air tanah sebesar 18,01%. Implementasi sistem ini mendukung konservasi air dan prinsip efisiensi melalui peningkatan luas area tangkapan maupun kapasitas tampungan, sehingga kontribusi air hujan dapat semakin optimal untuk memenuhi kebutuhan non domestik industri.
Pemberdayaan UMKM melalui Teknologi Tepat Guna: Alat Pengaduk Bumbu Otomatis di Desa Gisik Cemandi Awalina Hidayah; Vera Arida
AKSIOLOGI: Journal of Community Development Vol 2 No 1 (2025): AKSIOLOGI : Journal of Community Development
Publisher : CV Omah Kreaor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63199/aksiologi.v2i1.58

Abstract

UMKM memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian desa, namun keterbatasan teknologi produksi sering menghambat peningkatan produktivitas dan kualitas produk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Asset Based Community Development (ABCD) dan analisis data melalui reduksi, penyajian, serta verifikasi data model Miles dan Huberman. Tujuannya untuk mendeskripsikan penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) berupa alat pengaduk bumbu otomatis dalam rangka pemberdayaan UMKM olahan kerang macan di Desa Gisik Cemandi. Proses penelitian meliputi pemetaan aset desa dengan kerangka pentagonal aset, identifikasi potensi utama, perancangan inovasi produk, pembuatan alat pengaduk bumbu otomatis, serta pendampingan dan evaluasi bersama pelaku UMKM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat pengaduk bumbu otomatis berhasil meningkatkan efisiensi produksi hingga 41,7%, menjaga konsistensi rasa, dan menambah kapasitas produksi sebesar 50%. Selain itu, masyarakat mengalami peningkatan keterampilan teknis dan kemandirian dalam mengelola usaha. Penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan ABCD dapat menjadi strategi pemberdayaan berbasis aset yang efektif untuk pengembangan UMKM di wilayah pesisir.  
Pengorganisasian Ibu PKK dalam Mengembangkan Ekonomi Melalui Produk Keong Macan di Desa Gisik Cemandi Dinda Kurotul Ain; Vera Arida
AKSIOLOGI: Journal of Community Development Vol 2 No 1 (2025): AKSIOLOGI : Journal of Community Development
Publisher : CV Omah Kreaor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63199/aksiologi.v2i1.60

Abstract

Desa Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo memiliki beragam potensi yang dapat dilihat melalui pendekatan metode petagonal asset, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan ekonomi Desa Gisik Cemandi melalui olahan produk keong macan (babilonia spirata l), metode yang digunakan adalah ABCD (Asset Based Community Development) dengan teknik pengumpulan data melalui obervasi, wawancara dengan masyarakat, pemangku kepentingan lokal dan studi dokumentasi dari data skunder. Hasil analisis menunjukkan bahwa Desa Gisik Cemandi memiliki potensi alam, sumberdaya manusia, dukungan pemerintah dalam mengembangkan ekonomi desa, meskipun memiliki potensi yang banyak masyarakat Desa Gisik Cemandi memiliki tantangan berupa kurangnya keterampilan berwirausaha, keterbatasan fasilitas, promosi digital. Dalam hal ini peneliti memfokuskan strategi pengembangan ekonomi pada keterampilan dalam mengolah produk, pembentukan kelompok GEMILANG (Gerakan UMKM inovatif dan go digital), serta promosi digital marketing. Masyarakat harus terlibat secara aktif dalam setiap proses awal hingga akhir agar tepat sasaran, dengan partisipasi aktif masyarakat bukan hanya sekedar menumbuhkan rasa kepemilikan saja namun juga memastikan keberlanjutan program dalam jangka panjang dan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih baik bagi kesejahteraan masyarakat Desa Gisik Cemandi