Desa Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo memiliki beragam potensi yang dapat dilihat melalui pendekatan metode petagonal asset, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan ekonomi Desa Gisik Cemandi melalui olahan produk keong macan (babilonia spirata l), metode yang digunakan adalah ABCD (Asset Based Community Development) dengan teknik pengumpulan data melalui obervasi, wawancara dengan masyarakat, pemangku kepentingan lokal dan studi dokumentasi dari data skunder. Hasil analisis menunjukkan bahwa Desa Gisik Cemandi memiliki potensi alam, sumberdaya manusia, dukungan pemerintah dalam mengembangkan ekonomi desa, meskipun memiliki potensi yang banyak masyarakat Desa Gisik Cemandi memiliki tantangan berupa kurangnya keterampilan berwirausaha, keterbatasan fasilitas, promosi digital. Dalam hal ini peneliti memfokuskan strategi pengembangan ekonomi pada keterampilan dalam mengolah produk, pembentukan kelompok GEMILANG (Gerakan UMKM inovatif dan go digital), serta promosi digital marketing. Masyarakat harus terlibat secara aktif dalam setiap proses awal hingga akhir agar tepat sasaran, dengan partisipasi aktif masyarakat bukan hanya sekedar menumbuhkan rasa kepemilikan saja namun juga memastikan keberlanjutan program dalam jangka panjang dan mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih baik bagi kesejahteraan masyarakat Desa Gisik Cemandi
Copyrights © 2025