Zalfa Nurul Abidah
Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Brawijaya, Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Distribusi dan Kelimpahan Mikroplastik pada Air serta Udang Vaname di Tambak Intensif Probolinggo, Jawa Timur Nanik Retno Buwono; Muhammad Musa; Zalfa Nurul Abidah; Aulya Martassha; Mafira Hanudya An Naba
Jurnal Ilmu Lingkungan Vol 24, No 3 (2026): May 2026
Publisher : School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jil.24.3.%p

Abstract

Mikroplastik merupakan kontaminan yang semakin mendapat perhatian dalam ekosistem perairan, termasuk tambak budidaya udang. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi bentuk dan mengukur kelimpahan partikel terduga mikroplastik pada air dan udang vaname (Litopenaeus vannamei), serta menganalisis hubungan kelimpahan keduanya di tambak intensif Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Sampel dikumpulkan dari tiga kolam beton sebanyak tiga kali dengan interval satu minggu. Sampel air sebanyak 15 L dan lima ekor udang diambil pada setiap kolam dalam setiap pengambilan. Partikel diidentifikasi secara visual berdasarkan karakteristik morfologinya menggunakan mikroskop; konfirmasi jenis polimer menggunakan FTIR atau Raman tidak dilakukan. Fragmen merupakan bentuk yang dominan pada sampel air dan udang. Kelimpahan rata-rata partikel terduga mikroplastik pada air berkisar antara 8.400,00–9.488,89 partikel/m³, sedangkan pada udang berkisar antara 2,19–2,79 partikel/g. Regresi linear terhadap sembilan pasangan pengamatan menunjukkan asosiasi positif yang signifikan antara kelimpahan pada air dan udang (Y=0,0005X−1,9194; R2=0,95; p=0,00001; n=9). Hasil ini menunjukkan keterkaitan kelimpahan partikel terduga mikroplastik pada air dan udang, tetapi tidak membuktikan bioakumulasi temporal atau hubungan sebab-akibat. Verifikasi polimer dan penelusuran sumber mikroplastik dalam sistem budidaya diperlukan pada penelitian berikutnya.