Rendahnya motivasi belajar fisika sering kali menyebabkan penurunan prestasi akademik dan lemahnya keterampilan berpikir kritis, namun akar penyebab spesifik dalam konteks lokal masih jarang diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mendeskripsikan faktor-faktor penentu yang menyebabkan rendahnya motivasi belajar fisika siswa di SMPN 19 Palu. Menggunakan desain kualitatif deskriptif-eksploratif, data dikumpulkan di Kelas VIII D selama tahun ajaran 2025/2026 melalui kuesioner, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 20 responden kuesioner, 6 informan wawancara, dan 1 guru fisika. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang divalidasi melalui trianggulasi. Hasil penelitian menunjukkan motivasi belajar siswa umumnya masih rendah: 40% kategori rendah, 40% sedang, dan 20% tinggi. Faktor yang mempengaruhi terdiri dari faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi lemahnya kemampuan matematika dasar, kurangnya kebiasaan belajar mandiri, dan rendahnya efikasi diri dalam menyelesaikan soal hitungan. Faktor eksternal meliputi pengaruh teman sebaya, lingkungan kelas yang kurang kondusif, dan metode mengajar yang belum efektif. Hasil trianggulasi menunjukkan faktor paling dominan adalah rendahnya efikasi diri siswa dan gangguan kelas akibat pengaruh teman sebaya. Temuan ini menjadi dasar bagi guru untuk merancang strategi pembelajaran adaptif demi meningkatkan motivasi siswa.