Milk tea atau teh susu merupakan perpaduan teh dengan susu dan pemanis yang saat ini semakin populer, khususnya di kalangan generasi milenial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh citra merek, harga, dan kualitas produk terhadap minat beli generasi milenial pada produk milk tea. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan teknik purposive sampling terhadap 75 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial citra merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli dengan nilai thitung sebesar 2.339 dan signifikansi 0.022 < 0.05. Harga juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli dengan nilai thitung sebesar 2.883 dan signifikansi 0.005 < 0.05. Demikian pula, kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli dengan nilai thitung sebesar 2.908 dan signifikansi 0.005 < 0.05. Secara simultan, citra merek, harga, dan kualitas produk berpengaruh signifikan terhadap minat beli, yang ditunjukkan oleh nilai Fhitung sebesar 9.534 > Ftabel 2.730 dengan signifikansi 0.000 < 0.05. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,287 menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan variasi minat beli sebesar 28.7%, sedangkan sisanya sebesar 71.3% dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa harga menjadi faktor yang lebih dominan dalam mempengaruhi minat beli, diikuti oleh kualitas produk dan citra merek, sehingga pelaku usaha perlu merancang strategi pemasaran yang mempertimbangkan ketiga aspek tersebut secara terintegrasi guna meningkatkan daya saing produk milk tea di pasar.