Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Collaborative Participatory Design (CPD) dalam Penyusunan Konsep Perancangan Fasilitas Ruang Serbaguna di Kantor Desa Sidetapa, Buleleng Nyoman Ratih Prabandari; I Wayan Gde Erick Triswandana; I Nengah Sinarta
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 5 No. 1 (2026): September
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v5i1.1674

Abstract

Desa Sidetapa, Kabupaten Buleleng, belum memiliki fasilitas ruang serbaguna yang memadai untuk mendukung kegiatan – kegiatan komunitas yang dapat memantik pengembangan SDM dan ekonomi lokal. Kondisi tersebut mendorong perlunya penyusunan konsep perancangan yang mengakomodasi kebutuhan masyarakat sekaligus mempertahankan karakter lokal desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menyusun konsep perancangan fasilitas ruang serbaguna melalui pendekatan Collaborative Participatory Design (CPD), yang melibatkan masyarakat, pemerintah desa, akademisi, dan tenaga ahli dalam proses perencanaan secara kolaboratif. Metode pelaksanaan meliputi observasi lapangan, identifikasi kebutuhan, focus group discussion (FGD), lokakarya partisipatif, penyusunan alternatif desain, serta validasi bersama pemangku kepentingan. Seluruh masukan kemudian disintesis menjadi konsep perancangan yang mempertimbangkan aspek fungsi, budaya lokal, kondisi tapak, dan kelayakan teknis. Hasil evaluasi terhadap 15 peserta menunjukkan bahwa penerapan Collaborative Participatory Design (CPD) memperoleh tingkat persetujuan tinggi, dengan hampir seluruh responden memberikan skor 4–5 pada 18 indikator terkait peningkatan pengetahuan, kapasitas perencanaan, dan manfaat bagi komunitas. Pendekatan CPD juga menghasilkan konsep ruang yang lebih kontekstual sekaligus meningkatkan literasi spasial masyarakat, terutama dalam memahami hubungan antara aktivitas, kebutuhan ruang, fleksibilitas, sirkulasi, aksesibilitas, dan kualitas lingkungan ruang.