Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perancangan dan Pembangunan WebGIS untuk Pengelolaan Daerah Irigasi Cipurut Desy Nurfitriani; Sumarno
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data Daerah Irigasi Cipurut tersimpan secara terpisah dalam layer spasial, dokumen Indeks Kinerja Sistem Irigasi (IKSI) dan Kondisi Jaringan (Konjar) tahun 2025, serta berkas foto sehingga pengguna harus mencocokkan beberapa sumber untuk memperoleh informasi objek. Penelitian ini bertujuan merancang basis data geospasial terintegrasi, membangun WebGIS yang dapat diakses melalui browser, serta mengevaluasi fungsionalitas, efektivitas tugas, dan usability. Metode waterfall meliputi analisis kebutuhan, perancangan basis data dan sistem, pembangunan, pengujian, dan implementasi. Data spasial diperiksa dan diseragamkan, dihubungkan dengan IKSI, Konjar, dan 170 foto, lalu disimpan dalam GeoPackage menggunakan EPSG:32749. Objek yang sesuai dengan definisi dan geometri Katalog Unsur Geografi Indonesia (KUGI) versi 5.1 mengikuti katalog, sedangkan bangunan irigasi tanpa padanan sesuai menggunakan skema khusus proyek. WebGIS dibangun dengan QGIS, qgis2web, dan Leaflet. Black-box testing, Task Completion Rate (TCR), dan System Usability Scale (SUS) melibatkan 20 responden purposive. Seluruh 13 fungsi menghasilkan keluaran sesuai rancangan. Responden menyelesaikan 134 dari 140 tugas sehingga TCR mencapai 95,71%, sedangkan skor rata-rata SUS sebesar 80,25 termasuk kategori sangat baik. Sistem terintegrasi menyajikan lokasi, atribut pengelolaan, dan foto dalam satu antarmuka sehingga mempermudah akses informasi, tetapi penyuntingan daring belum termasuk dalam ruang lingkupnya.
Perancangan dan Evaluasi Struktural Model Geodatabase Identifikasi Wilayah Pengiriman Berbasis Wilayah Administrasi, Kode Pos, dan Kode Lokasi Sumarno; Nada Nafisyah Nurulhakim
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertukaran data alamat dalam layanan logistik melibatkan informasi wilayah administrasi, kode pos, kode lokasi organisasi, dan zona layanan. Pada model awal, referensi tersebut disimpan sebagai kode gabungan dan atribut permanen pada entitas wilayah sehingga berpotensi menimbulkan redundansi, anomali pemutakhiran, dan ambiguitas antara identitas lokasi dengan perannya sebagai asal atau tujuan pengiriman. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengevaluasi model geodatabase yang memisahkan identitas lokasi, skema kode, kode eksternal, wilayah administrasi, wilayah pos, zona layanan, dan peran lokasi dalam transaksi. Penelitian menggunakan Design Science Research Methodology melalui identifikasi masalah, perumusan persyaratan, perancangan model, demonstrasi, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan secara formatif melalui delapan persyaratan desain, enam skenario sintetis, dan pemetaan konseptual terhadap standar terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model dapat memisahkan identitas dan peran transaksi, merepresentasikan hubungan wilayah administrasi dan wilayah pos, serta mengelola klasifikasi zona, versi, dan masa berlaku referensi. Penelitian belum menerapkan artefak pada basis data fisik atau menguji ketepatan identifikasi lokasi dan kinerja logistik pada lingkungan operasional.