The enactment of Permendikdasmen Number 13 of 2025 positions Coding and Artificial Intelligence (CAI) as an elective subject starting from grade 5 of primary school, yet teacher readiness remains the main obstacle, particularly in IslamTerbitnya Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 menempatkan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) sebagai mata pelajaran pilihan mulai kelas 5 SD, namun kesiapan guru masih menjadi kendala utama, terutama pada sekolah berbasis keislaman yang menuntut kecakapan digital diintegrasikan dengan penguatan adab dan karakter. Kontribusi utama kegiatan ini adalah memadukan penguasaan KKA dengan penanaman adab digital Islami sekaligus mengukurnya secara kuantitatif dengan instrumen paralel. Kegiatan dilaksanakan pada 29 Oktober 2025 dengan 27 peserta menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif dan rancangan one-group pretest-posttest, meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, praktik terbimbing pada platform AI for Oceans, Quick, Draw!, ZEP Quiz, NotebookLM, dan Suno, serta diskusi reflektif. Data dikumpulkan melalui angket kebutuhan awal, 20 butir tes paralel pada empat aspek, dan rubrik penilaian produk, lalu dianalisis menggunakan N-Gain serta uji t sampel berpasangan. Hasil menunjukkan rata-rata skor meningkat dari 48,52 menjadi 85,19, dengan N-Gain 0,74 (kategori tinggi) dan perbedaan yang signifikan secara statistik (t(26) = 14,324; p < 0,001), sementara ketuntasan peserta naik dari 11,11% menjadi 96,30%. Peningkatan tertinggi teramati pada aspek cara kerja kecerdasan artifisial dan berpikir komputasional. Mengingat rancangan tanpa kelompok pembanding, hasil ini dimaknai sebagai peningkatan yang teramati setelah pelatihan, dengan praktik terbimbing dan integrasi adab digital sebagai komponen kunci penyiapan guru menyambut mata pelajaran KKAic schools that require digital competence to be integrated with the strengthening of character and digital ethics. This community service programme aimed to improve the understanding of teachers at SD Islam Fatimah Palembang regarding the policy, basic concepts, working principles, and ethical use of CAI in learning. The activity was conducted on 29 October 2025 with 27 participants using a participatory training approach and a one-group pretest-posttest design, comprising interactive lectures, demonstrations, guided practice on AI for Oceans, Quick, Draw!, ZEP Quiz, NotebookLM, and Suno, followed by reflective discussion. Data were collected through 20 parallel test items covering four aspects and analysed using N-Gain and a paired sample t-test. The results show that the mean score increased from 48.52 to 85.19, with an N-Gain of 0.74 (high category) and a statistically significant improvement (t(26) = 14.324; p < 0.001). Mastery rose from 11.11% to 96.30%. The highest gain occurred in the aspect of AI working principles and computational thinking. These results confirm that guided practice and the integration of digital ethics are key components in preparing primary school teachers for the CAI subject.