Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Influence of Human Resource Development and Work Discipline on Employee Performance at PT Adelindo Perkasa Palembang City Alpina Pebianti; Fauzia Afriyani; Try Wulandari
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 2 (2023): April: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of human resource development and work discipline on the performance of employees of PT Adelindo Perkasa. The method used is a quantitative method. The data in this study are primary data obtained from questionnaires that are processed using SPSS. Respondents totaled 51 employees, which were determined by the sample method using the saturated sampling method. The results of the t test analysis show that the variable human resource development (X1) and work discipline (X2) have a positive effect on employee performance (Y). However, the work discipline variable (X2) has a greater influence than the human resource development variable (X1). The Rsquare coefficient of determination is 0.872. This means that the contribution of human resource development and work discipline to employee performance is 87.2%. As for suggestions based on the results of research that has been carried out, it is hoped that this research will be useful as information material and input for employees of PT Adelindo Perkasa so that they can improve their performance, further enhance the development of human resources and work discipline.
Analisis Pengaruh Electronic Word Of Mouth, Brand Image Dan Media Sosial Terhadap Keputusan Memilih Universitas Indo Global Mandiri (Studi Kasus Mahasiswa Fakultas Ekonomi Angkatan 2024) Siti Aminah; Fauzia Afriyani; Yeni Yeni
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 6 No. 4 (2025): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v6i4.9100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pengaruh Electronic Word of Mouth (e-Wom), Brand Image dan Media Sosial terhadap keputusan mahasiswa Universitas Indo Global Mandiri, dengan fokus pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi angkatan Tahun 2024. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan populasi penelitian adalah mahasiswa dari fakultas tersebut. Sampel penelitian berjumlah 140 responden yang dipilih melalui teknik probability sampling. Data yang diperoleh dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Teknik analisis linear berganda, menggunakan perangkat lunak SPSS versi 25. Pengujian data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, serta uji asumsi klasik seperti normalitas, heteroskedastisitas, dan multikolinearitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel Electronic Word of Mouth (e-Wom), Brand Image dan Media Sosial masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Memilih Universitas Indo Global Mandiri. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan secara bersamaan terhadap Keputusan Memilih Universitas Indo Global Mandiri. Penelitian ini menerangkan bahwa strategi pengelolaan Electronic Word of Mouth (e-Wom), peningkatan Brand Image serta optimalisasi penggunaan Media Sosial dapat menjadi faktor utama dalam menarik minat mahasiswa baru, khususnya di Fakultas Ekonomi Universitas Indo Global Mandiri.
Pengaruh Gaji, Insentif, Dan Punishment Terhadap Kinerja Kurir Di PT Anteraja Palembang Jasman Simarmata; Fauzia Afriyani; Susi Handayani
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 5 No. 4: Mei 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v5i4.16770

Abstract

Gaji, Insentif, dan Punishment merupakan komponen penting dalam membentuk kinerja yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem Gaji, Insentif dan Punishment terhadap Kinerja Kurir di PT Anteraja Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif kausal untuk menganalisis pengaruh hubungan variabel bebas terhadap variabel terikat. Lokasi penelitian dilakukan di gudang Anteraja dan seluruh staging store di Kota Palembang. Teknik sampling jenuh digunakan untuk memfokuskan penelitian pada kurir, dengan jumlah sampel 68 responden. Data penelitian didapat melalui kuesioner dan wawancara. Peneliti melakukan uji validitas, reliabilitas, analisis deskriptif, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linier berganda dengan menggunakan aplikasi SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan Gaji berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja dengan thitung 5.127 > ttabel, Insentif berpengaruh positif dan signifikan dengan thitung 3.327 > ttabel, Punishment berpengaruh positif dan siginifkan dengan thitung 3.245 > ttabel. Hasil analisis korelasi gaji 0.906, insentif 0.906, Punishment 0.885 serta nilai R Square sebesar 90,8% menunjukkan variabel Kinerja dapat dijelaskan melalui variabel Gaji, Insentif dan Punishment. Hasil penelitian ini memberikan gambaran yang lebih komprehensif terkait hubungan antara sistem remunerasi dan sistem pengendalian terhadap perilaku kerja kurir
Pelatihan Koding dan Kecerdasan Artifisial bagi Guru SD Islam Fatimah Palembang Menuju Cakap Digital ABDUL KHOLIK; Ferdiansyah; Fauzia Afriyani
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 10 No. 2 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v10i2.7591

Abstract

The enactment of Permendikdasmen Number 13 of 2025 positions Coding and Artificial Intelligence (CAI) as an elective subject starting from grade 5 of primary school, yet teacher readiness remains the main obstacle, particularly in IslamTerbitnya Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 menempatkan Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) sebagai mata pelajaran pilihan mulai kelas 5 SD, namun kesiapan guru masih menjadi kendala utama, terutama pada sekolah berbasis keislaman yang menuntut kecakapan digital diintegrasikan dengan penguatan adab dan karakter. Kontribusi utama kegiatan ini adalah memadukan penguasaan KKA dengan penanaman adab digital Islami sekaligus mengukurnya secara kuantitatif dengan instrumen paralel. Kegiatan dilaksanakan pada 29 Oktober 2025 dengan 27 peserta menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif dan rancangan one-group pretest-posttest, meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, praktik terbimbing pada platform AI for Oceans, Quick, Draw!, ZEP Quiz, NotebookLM, dan Suno, serta diskusi reflektif. Data dikumpulkan melalui angket kebutuhan awal, 20 butir tes paralel pada empat aspek, dan rubrik penilaian produk, lalu dianalisis menggunakan N-Gain serta uji t sampel berpasangan. Hasil menunjukkan rata-rata skor meningkat dari 48,52 menjadi 85,19, dengan N-Gain 0,74 (kategori tinggi) dan perbedaan yang signifikan secara statistik (t(26) = 14,324; p < 0,001), sementara ketuntasan peserta naik dari 11,11% menjadi 96,30%. Peningkatan tertinggi teramati pada aspek cara kerja kecerdasan artifisial dan berpikir komputasional. Mengingat rancangan tanpa kelompok pembanding, hasil ini dimaknai sebagai peningkatan yang teramati setelah pelatihan, dengan praktik terbimbing dan integrasi adab digital sebagai komponen kunci penyiapan guru menyambut mata pelajaran KKAic schools that require digital competence to be integrated with the strengthening of character and digital ethics. This community service programme aimed to improve the understanding of teachers at SD Islam Fatimah Palembang regarding the policy, basic concepts, working principles, and ethical use of CAI in learning. The activity was conducted on 29 October 2025 with 27 participants using a participatory training approach and a one-group pretest-posttest design, comprising interactive lectures, demonstrations, guided practice on AI for Oceans, Quick, Draw!, ZEP Quiz, NotebookLM, and Suno, followed by reflective discussion. Data were collected through 20 parallel test items covering four aspects and analysed using N-Gain and a paired sample t-test. The results show that the mean score increased from 48.52 to 85.19, with an N-Gain of 0.74 (high category) and a statistically significant improvement (t(26) = 14.324; p < 0.001). Mastery rose from 11.11% to 96.30%. The highest gain occurred in the aspect of AI working principles and computational thinking. These results confirm that guided practice and the integration of digital ethics are key components in preparing primary school teachers for the CAI subject.