Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Integral Lipat Dua untuk Menganalisis Distribusi Curah Hujan Bulanan Terbaru di Kabupaten Situbondo (Studi Kasus: September 2025) Risan Nur Santi; Wiwik Sri Untari; Rike Andika; Dila Wulandari; Hanina Assegaf; Siti Aisyah
CERMIN: Jurnal Penelitian Vol 10 No 1 (2026): JANUARI - JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/cermin_unars.v10i1.8688

Abstract

Kabupaten Situbondo, Jawa timur, memiliki variasi topografi yang menyebabkan distribusi curah hujan tidak merata, yang berimplikasi pada risiko bencana, irigasi pertanian, dan pengelolaan sumber daya air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis distribusi dan rata-rata curah hujan secara spasial di Situbondo menggunakan konsep integral lipat dua, yang mampu mempertimbangkan variasi area dan Lokasi. Data curah hujan diperoleh dari 4 pemantauan nyata dari BMKG Situbondo yaitu di Pertanian Suboh, SP-Cuaca Jatibanteng, dan BBWS Brantas Besuki selama bulan September 2025 (data terbaru yang diverifikasi BMKG Jatim). Data spasial wilayah dan topografi diperoleh dari Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk aproksimasi numerik integral lipat dua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu memodelkan pola penyebaran curah hujan dengan akurasi 85%, lebih efektif daripada metode rata-rata konvensional. Data curah hujan yang digunakan diperoleh dari BMKG Situbondo periode Januari-Desember 2023, dengan titik pengukuran: f(0,0)=18, f(60,19.4)=62, f(60,25)=35, f(15,25)=41, dan f(0,20)=15 mm/bulan. Hasil analisis menunjukkan fungsi distribusi curah hujan: f(x,y) = 17.83 + 0.21x - 0.13y, yang menunjukkan curah hujan meningkat ke timur dan menurun ke selatan. Curah hujan bervariasi 14-70 mm/bulan, dengan rata-rata 22.5 mm/bulan (dihitung dari integral lipat dua). Hasil ini dapat digunakan untuk membangun peringatan dini banjir dan merencanakan sistem drainase yang lebih efektif.