Indah Ita Utami
SMA Muhammadiyah 3 Jember

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARYA ILMIAH MELALUI MEDIA GAME PUZZLE DAN STORYBOARD Sefia Salma Nazihah; Dina Merdeka Citraningrum; Indah Ita Utami
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i3.14625

Abstract

Scientific writing skills require mastery of structure, language logic, and scientific conventions, yet studies combining puzzle-based and storyboard-based media for teaching scientific writing at the senior high school level remain relatively limited. This study aims to determine the effectiveness of implementing puzzle-based and storyboard-based learning media in improving scientific writing skills, and to describe changes in learning activities and student responses in Class XI A at SMA Muhammadiyah 3 Jember. This study employed the Kemmis and McTaggart model of Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles through the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The study sample consisted of 14 students, selected using a total sampling technique. Data were collected through observation, scientific writing skill tests, and student response questionnaires, then analyzed using a quantitative descriptive method. The results show that the implementation of puzzle-based and storyboard-based learning media was effective in improving students' scientific writing skills. The average score increased from 70 at baseline to 74.29 in Cycle I and 84.57 in Cycle II. The percentage of students meeting the learning standard increased from 64.29% to 92.86%, while positive student responses rose from 57.13% to 92.86%. These results indicate that both media are capable of enhancing students' motivation, engagement, and ability to systematically compose scientific papers. The findings suggest that puzzle games and storyboards can serve as innovative learning media alternatives for teaching scientific writing. However, this study was limited to a single class of 14 students and two action cycles; therefore, future research should involve a larger sample to enhance the generalizability of the results.. ABSTRAK Keterampilan menulis karya ilmiah menuntut penguasaan struktur, logika berbahasa, dan kaidah ilmiah. Kajian yang memadukan media game puzzle dan storyboard untuk pembelajaran menulis karya ilmiah di jenjang SMA masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan efektivitas penerapan media pembelajaran berbasis game puzzle dan storyboard dalam meningkatkan keterampilan menulis karya ilmiah, serta mendeskripsikan perubahan aktivitas belajar dan respons siswa kelas XI A di SMA Muhammadiyah 3 Jember. Penelitian ini menggunakan model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Sampel penelitian berjumlah 14 siswa yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, tes keterampilan menulis karya ilmiah, dan angket respons siswa, kemudian dianalisis menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan media game puzzle dan storyboard efektif meningkatkan keterampilan menulis karya ilmiah siswa. Nilai rata-rata meningkat dari 70 pada kondisi awal menjadi 74,29 pada siklus I dan 84,57 pada siklus II. Persentase siswa yang memenuhi standar belajar meningkat dari 64,29% menjadi 92,86%, sementara respons positif siswa meningkat dari 57,14% menjadi 92,86%. Hasil ini menunjukkan bahwa kedua media mampu meningkatkan motivasi, keterlibatan, dan kemampuan siswa dalam menyusun karya ilmiah secara sistematis. Implikasi penelitian menunjukkan bahwa game puzzle dan storyboard dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif untuk pembelajaran menulis karya ilmiah. Namun, penelitian ini terbatas pada satu kelas berjumlah 14 siswa dan dua siklus tindakan, sehingga penelitian selanjutnya perlu melibatkan sampel yang lebih besar untuk meningkatkan generalisasi hasil penelitian.
UPAYA MENINGKATKAN PEMAHAMAN STRUKTUR KARYA ILMIAH MENGGUNAKAN LKPD Isti Nafisah Yuliastini; Dina Merdeka Citraningrum; Indah Ita Utami
SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/secondary.v6i4.15213

Abstract

The ability to systematically compose scientific writing is an important academic skill, yet many students still struggle to fully understand its structure, highlighting the need for learning media that can guide students through this structure in a gradual manner. This study aims to improve students' understanding of scientific writing structure through the use of Student Worksheets (LKPD) among eleventh-grade students of class XI F at SMA Muhammadiyah 3 Jember. The study employed a Classroom Action Research (CAR) method based on the Kemmis and McTaggart model, consisting of planning, action, observation, and reflection across two cycles, conducted on 4 May 2026 (pretest), 6 May 2026 (Cycle I), and 11 May 2026 (Cycle II), involving 32 students as subjects. Data were collected through tests and observations, then analyzed using descriptive quantitative methods. The key findings revealed a significant improvement in students' understanding, with learning mastery increasing from 31.25% (pretest) to 84.38% (Cycle II), supported by refinements to the LKPD and the implementation of scaffolding, alongside increased student engagement and motivation. These findings indicate that scaffolding-based LKPD is effective in enhancing students' understanding of scientific writing structure. ABSTRAK Kemampuan menyusun karya tulis ilmiah secara sistematis merupakan keterampilan akademik penting yang masih sulit dikuasai oleh banyak siswa, sehingga diperlukan media pembelajaran yang membimbing pemahaman struktur tersebut secara bertahap. Penelitian ini bertujuan meningkatkan pemahaman struktur karya tulis ilmiah melalui Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) pada siswa kelas XI F SMA Muhammadiyah 3 Jember. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi dalam dua siklus, dilaksanakan pada 4 Mei 2026 (pretest), 6 Mei 2026 (Siklus I), dan 11 Mei 2026 (Siklus II) dengan subjek 32 siswa. Data diperoleh melalui tes dan observasi, dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Temuan utama menunjukkan peningkatan signifikan pemahaman siswa, dengan ketuntasan belajar meningkat dari 31,25% (pretest) menjadi 84,38% (Siklus II), didukung oleh perbaikan LKPD dan penerapan scaffolding, serta peningkatan keterlibatan dan motivasi siswa. Dengan demikian, LKPD berbasis scaffolding terbukti efektif meningkatkan pemahaman struktur karya tulis ilmiah siswa.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS KARYA TULIS ILMIAH MELALUI STRATEGI BELAJAR KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION Devira Diah Prastika; Dina Merdeka Citraningrum; Indah Ita Utami
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.15049

Abstract

Scientific writing skills are a crucial asset for high school students preparing for the academic demands of higher education; however, preliminary observations indicate that students' skills in drafting the introduction section of scientific papers remain low. This study aims to improve students' scientific writing skills through the implementation of the Group Investigation cooperative learning strategy. This research is a Classroom Action Research (CAR) study conducted over two cycles, with each cycle comprising planning, action implementation, observation, and reflection stages. The subjects were 32 students from class XI F during the even semester, divided into six investigation groups centered on the theme "the influence of gadgets." The study was carried out in two cycles between May 4 and May 13, 2026. Data were derived from group outputs in Cycles I and II specifically, the background sections of their scientific papers and subsequent revisions. The results demonstrate a significant improvement from Cycle I to Cycle II. In Cycle I, only 16.7% of groups met the "good" criteria across all indicators for writing the introduction; this figure rose to 83.3% in Cycle II, thereby surpassing the 75% success threshold set for the intervention. The most notable improvements occurred in the indicators regarding the completeness of background elements and the effectiveness of sentence structure, both of which rose from 16.7% and 33.3% in Cycle I to 100% in Cycle II. Thus, it can be concluded that the Group Investigation cooperative learning strategy is effective in enhancing the scientific writing skills of class XI F students at SMA Muhammadiyah 3 Jember. ABSTRAK Keterampilan menulis karya tulis ilmiah (KTI) merupakan bekal mendesak bagi siswa SMA untuk kesiapan akademik di jenjang pendidikan lanjut. Namun, pengamatan awal menunjukkan bahwa keterampilan siswa dalam menyusun bagian pendahuluan KTI masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis karya tulis ilmiah (KTI) siswa melalui penerapan strategi belajar kooperatif tipe Group Investigation. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 32 siswa kelas XI F semester genap yang dibagi ke dalam 6 kelompok investigasi dengan tema besar “pengaruh gadget”. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus pada tanggal 4–13 Mei 2026. Data diperoleh dari hasil kerja kelompok pada siklus I dan siklus II berupa dokumen latar belakang karya tulis ilmiah beserta hasil revisinya. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dari siklus I ke siklus II. Pada siklus I, persentase kelompok yang mencapai kriteria baik pada seluruh indikator penulisan pendahuluan KTI baru mencapai 16,7%, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 83,3%, yang berarti telah melampaui indikator keberhasilan tindakan sebesar 75%. Peningkatan paling menonjol terjadi pada indikator kelengkapan unsur latar belakang dan keefektifan struktur kalimat, yang masing-masing meningkat dari 16,7% dan 33,3% pada siklus I menjadi 100% pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa strategi belajar kooperatif tipe Group Investigation efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis karya tulis ilmiah siswa kelas XI F SMA Muhammadiyah 3 Jember.
PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Dewi Nirwana Ayu Kirani; Dina Merdeka Citraningrum; Indah Ita Utami
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.15331

Abstract

Mastery of scientific writing requires critical and systematic thinking skills; however, low learning motivation and conventional teacher-centered methods often leave students passive and struggling to complete writing tasks. This study aims to improve the learning motivation of 11th-grade students in class XI E at SMA Muhammadiyah 3 Jember in scientific paper materials through the implementation of Project-Based Learning (PjBL). The study employed Classroom Action Research (CAR) following the Kemmis and McTaggart spiral model across two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. The subjects comprised 24 students. Data were collected through structured classroom observations and learning motivation questionnaires covering five indicators. The results indicated that the implementation of Project-Based Learning progressively increased student learning motivation. In Cycle I, the average motivation score was 71.98 (sufficient category), which significantly improved in Cycle II to 82.03 (good category), successfully exceeding the targeted success criterion (). Notable improvements occurred across task persistence, problem-solving interest, tenacity in overcoming difficulties, group collaboration, and active discussion participation. Project-based learning provides meaningful exploration for students to design, write, and present scientific papers. Thus, the Project-Based Learning model is proven effective in enhancing student learning motivation and establishing active, collaborative, and meaningful Indonesian language learning. ABSTRAK Penguasaan materi karya ilmiah menuntut kemampuan berpikir kritis dan sistematis, namun rendahnya motivasi belajar serta dominasi metode konvensional di kelas kerap membuat siswa pasif dan kesulitan menyelesaikan tugas penulisan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI E SMA Muhammadiyah 3 Jember pada materi karya ilmiah melalui penerapan model Project-Based Learning (PjBL). Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan penyebaran angket motivasi belajar yang mencakup lima indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Project-Based Learning mampu meningkatkan motivasi belajar siswa secara bertahap. Pada siklus I, rata-rata skor motivasi belajar siswa mencapai 71,98 dengan kategori cukup, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 82,03 dengan kategori baik dan telah melampaui indikator keberhasilan tindakan yang ditetapkan (). Peningkatan motivasi terlihat pada aspek ketekunan mengerjakan tugas, minat dalam memecahkan masalah, keuletan menghadapi kesulitan, kerja sama kelompok, serta keaktifan bertanya dan berdiskusi. Pembelajaran berbasis proyek memberi ruang eksplorasi nyata bagi siswa dalam merancang, menyusun, dan mempresentasikan karya ilmiah. Dengan demikian, model Project-Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dan mewujudkan pembelajaran bahasa Indonesia yang aktif, kolaboratif, serta bermakna.    
PENERAPAN PROJECT BASED LEARNING SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA Dewi Nirwana Ayu Kirani; Dina Merdeka Citraningrum; Indah Ita Utami
LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/learning.v6i4.15331

Abstract

Mastery of scientific writing requires critical and systematic thinking skills; however, low learning motivation and conventional teacher-centered methods often leave students passive and struggling to complete writing tasks. This study aims to improve the learning motivation of 11th-grade students in class XI E at SMA Muhammadiyah 3 Jember in scientific paper materials through the implementation of Project-Based Learning (PjBL). The study employed Classroom Action Research (CAR) following the Kemmis and McTaggart spiral model across two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection. The subjects comprised 24 students. Data were collected through structured classroom observations and learning motivation questionnaires covering five indicators. The results indicated that the implementation of Project-Based Learning progressively increased student learning motivation. In Cycle I, the average motivation score was 71.98 (sufficient category), which significantly improved in Cycle II to 82.03 (good category), successfully exceeding the targeted success criterion (). Notable improvements occurred across task persistence, problem-solving interest, tenacity in overcoming difficulties, group collaboration, and active discussion participation. Project-based learning provides meaningful exploration for students to design, write, and present scientific papers. Thus, the Project-Based Learning model is proven effective in enhancing student learning motivation and establishing active, collaborative, and meaningful Indonesian language learning. ABSTRAK Penguasaan materi karya ilmiah menuntut kemampuan berpikir kritis dan sistematis, namun rendahnya motivasi belajar serta dominasi metode konvensional di kelas kerap membuat siswa pasif dan kesulitan menyelesaikan tugas penulisan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas XI E SMA Muhammadiyah 3 Jember pada materi karya ilmiah melalui penerapan model Project-Based Learning (PjBL). Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan penyebaran angket motivasi belajar yang mencakup lima indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Project-Based Learning mampu meningkatkan motivasi belajar siswa secara bertahap. Pada siklus I, rata-rata skor motivasi belajar siswa mencapai 71,98 dengan kategori cukup, kemudian meningkat pada siklus II menjadi 82,03 dengan kategori baik dan telah melampaui indikator keberhasilan tindakan yang ditetapkan (). Peningkatan motivasi terlihat pada aspek ketekunan mengerjakan tugas, minat dalam memecahkan masalah, keuletan menghadapi kesulitan, kerja sama kelompok, serta keaktifan bertanya dan berdiskusi. Pembelajaran berbasis proyek memberi ruang eksplorasi nyata bagi siswa dalam merancang, menyusun, dan mempresentasikan karya ilmiah. Dengan demikian, model Project-Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar siswa dan mewujudkan pembelajaran bahasa Indonesia yang aktif, kolaboratif, serta bermakna.