Febri Irawan
UNIVERSITAS NEGERI MALANG

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN PEMBELAJARAN MULTIPLEICE BREAKING GUNA MENINGKATKAN KEAKTIFAN SISWA PADA MATA PELAJARAN DASAR-DASAR OTOMOTIF KELAS X TSM 1 SMKN 9 MALANG A. Shohibur Rizqi; Febri Irawan; Robby Wijaya
Jurnal Teknik Otomotif : Kajian Keilmuan dan Pengajaran Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um074v10i12026p44-54

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam mata pelajaran Dasar-Dasar Otomotif melalui penerapan metode multiple ice breaking di kelas X TSM 1 SMKN 9 Malang. Pendekatan penelitian yang diterapkan dalam studi ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan melalui dua siklus. Setiap siklus mencakup dimulai dari tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dari rencana yang telah dibuat, observasi observasi dari kegiatan pelaksanaan, dan refleksi dari kegiatan observasi untuk menentukan tindak lajut yang akan dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan keaktifan siswa dari 11,25% pada pra-siklus menjadi 56,25% pada siklus I dan mencapai 73,82% pada siklus II. Temuan ini membuktikan bahwa strategi multiple ice breaking efektif menciptakan suasana belajar menyenangkan serta mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran.
EFEKTIFITAS MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM POSING TERHADAP KEMAMPUAN BERFIKIR KRITIS SISWA KELAS XI OTO SMKN 9 MALANG PADA MATA PELAJARAN PROJEK KREATIF KEWIRAUSAHAAN Andyka Aghsal Nadhillian; Andika Bagus Nur Rahma Putra; Febri Irawan
Jurnal Teknik Otomotif : Kajian Keilmuan dan Pengajaran Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um074v10i12026p55-62

Abstract

Penelitian menganalisis efektivitas model pembelajaran Problem Posing dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas XI OTO SMKN 9 Malang pada pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan, yang dilatarbelakangi oleh kurangnya ide usaha inovatif akibat metode pembelajaran konvensional. Menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Stephen Kemmis dan Mc Taggart, penelitian terhadap 25 siswa melibatkan empat tahap (perencanaan, tindakan, observasi, refleksi) dan mengumpulkan data dari observasi indikator berpikir kritis pada pra-siklus, siklus I, dan siklus II. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan: dari rata-rata 52,4 ("Kurang Kritis") pada pra-siklus, menjadi 67,2 ("Mulai Kritis") pada siklus I, dan mencapai 75,2 ("Cukup Kritis") pada siklus II, dengan peningkatan konsisten pada semua indikator seperti analisis argumen, perumusan dan jawaban pertanyaan, penulisan kesimpulan, serta evaluasi. Disimpulkan bahwa Problem Posing efektif dalam meningkatkan berpikir kritis, mendorong partisipasi aktif, dan membentuk pola pikir analitis-solutif yang relevan untuk kewirausahaan, sehingga disarankan bagi guru untuk menerapkan model, sekolah menyediakan pelatihan dan fasilitas, serta peneliti selanjutnya dapat mengkaji variabel lain.