Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Efisiensi dan Efektivitas Penggunaan Anggaran APBD pada Kecamatan Tirtomoyo Periode 2023 -2024 Herditya Surya Kusuma; Achmad Choerudin; Darsono Darsono
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.6597

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efisiensi dan efektivitas penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta merumuskan strategi peningkatan pengelolaan anggaran pada Kecamatan Tirtomoyo periode 2023–2024. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan desain studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Camat, bendahara, staf keuangan, serta pihak terkait, sedangkan data sekunder bersumber dari Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Operasional, Neraca, Saldo Anggaran Lebih, Laporan Perubahan Ekuitas, dan dokumen pelaksanaan program. Analisis dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan anggaran Kecamatan Tirtomoyo tergolong efisien. Rasio realisasi belanja terhadap target anggaran sebesar 83,69% pada 2023 dan 84,44% pada 2024, sehingga keduanya berada di bawah 100%. Pelaksanaan program juga dinilai efektif karena sebagian besar target fisik terealisasi 100%, meskipun terdapat beberapa kegiatan yang belum mencapai target akibat mutasi pegawai dan kondisi kendaraan dinas yang tidak layak. Strategi peningkatan efisiensi dan efektivitas mencakup penguatan kompetensi sumber daya manusia, optimalisasi Sistem Informasi Pemerintahan Daerah, perencanaan dan penganggaran berbasis target, inventarisasi aset, kepatuhan terhadap regulasi, peningkatan transparansi dan partisipasi masyarakat, serta penguatan pengawasan internal dan eksternal. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan APBD yang terencana, akuntabel, dan berbasis kinerja dapat mendukung kualitas pelayanan publik di tingkat kecamatan.