Nabilah Afifah
Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Dampak Media Sosial terhadap Kesehatan Mental Generasi Z Nabilah Afifah; Revalina Amalia; Eka Maharani; Konto Iskandar Dinata
Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences Vol. 4 No. 3 (2026): Journal of Islamic Psychology and Behavioral Sciences
Publisher : CV. Doki Course and Training

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61994/jipbs.v4i3.1417

Abstract

Penggunaan media sosial yang intens di kalangan Generasi Z memunculkan berbagai persoalan kesehatan mental, seperti kecemasan, stres, dan perbandingan sosial. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana media sosial memberikan dampak positif maupun negatif terhadap kondisi psikologis mereka. Sasaran penelitian adalah Generasi Z berusia 17–22 tahun yang aktif menggunakan media sosial dalam aktivitas sehari-hari.Studi ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Studi kualitatif bertujuan untuk memaparkan berbagai kejadian yang berlangsung di masyarakat dengan mengumpulkan informasi secara mendalam, menyelidiki arti, pandangan, pengalaman, dan tindakan individu maupun kelompok dalam lingkungan alami para informan. Metode pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pendekatan ini memberikan data yang mendalam dan rinci tentang situasi sosialHasil penelitian ini menggambarkan bagaimana penggunaan media sosial memengaruhi kesehatan mental Generasi Z melalui pendekatan studi kasus kualitatif yang melibatkan tiga informan berusia 17–22 tahun. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi perilaku penggunaan media sosial, serta dokumentasi aktivitas digital informan. Secara umum, temuan penelitian menunjukkan bahwa media sosial memberikan dampak ganda baik positif maupun negatif terhadap kondisi psikologis mereka, yang kemudian dianalisis berdasarkan teori dan temuan penelitian terdahulu. Media sosial memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan mental Generasi Z di Indonesia, dengan 81% responden berusia 15-26 tahun melaporkan bahwa konten media sosial memicu perbandingan diri dan berdampak negatif pada harga diri mereka. Penelitian menunjukkan bahwa 85% merasakan stres akibat penggunaan berlebihan. Konten sedih di media sosial meningkatkan emosi negatif, di mana 83% responden merasakan kesedihan setelah terpapar konten tersebut.