p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Investasi Islam
Sucipto Sucipto
Program Studi Magister Manajemen, Universitas Muhammadiyah Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH LABEL HALAL DAN KUALITAS PRODUK TERHADAP MINAT PEMBELIAN ULANG DENGAN KEPUASAN KONSUMEN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Sucipto Sucipto; Fathussalam Fathussalam; Ahmad Rifai; Ace Somantri
Jurnal Investasi Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Investasi Islam (In Press)
Publisher : LP2M Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jii.v7i1.2346

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh label halal dan kualitas produk terhadap minat beli ulang dengan kepuasan konsumen sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif-kausal. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 konsumen yang pernah membeli produk berlabel halal di wilayah Bandung Raya menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan bantuan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen (β = 0,673; p < 0,001), sedangkan kepuasan konsumen berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli ulang (β = 0,794; p < 0,001). Sebaliknya, kualitas produk tidak berpengaruh langsung terhadap minat beli ulang (β = 0,003; p = 0,967). Selain itu, label halal tidak berpengaruh signifikan terhadap kepuasan konsumen (p = 0,223) maupun minat beli ulang (p = 0,195). Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model mampu menjelaskan 60,3% variasi kepuasan konsumen dan 76,5% variasi minat beli ulang, sedangkan nilai Q² yang positif menunjukkan bahwa model memiliki kemampuan prediksi yang baik. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa kepuasan konsumen merupakan faktor utama yang mendorong minat beli ulang, sedangkan kualitas produk berperan penting dalam membentuk kepuasan konsumen. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pelaku usaha untuk memprioritaskan peningkatan kualitas produk sebagai strategi dalam meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen pada industri halal.
OPTIMASI KINERJA KARYAWAN MELALUI KETERIKATAN KARYAWAN: ANALISIS PERAN SISTEM MANAJEMEN KINERJA PADA PT KERETA API LOGISTIK DIREKTORAT OPERASIONAL Sucipto Sucipto; Asep Thedy Setiawan; Andhika Prawira; Megha Sakova
Jurnal Investasi Islam Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Investasi Islam (In Press)
Publisher : LP2M Al-Khairat Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32806/jii.v7i1.2349

Abstract

Sistem manajemen kinerja yang ketat sering memicu tekanan psikologis pada pegawai operasional. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Performance Management System terhadap Employee Performance melalui peran mediasi Employee Engagement, pada pegawai Direktorat Operasional PT Kereta Api Logistik. Penelitian ini menggunakan Teori Pertukaran Sosial sebagai landasan utama. Desain penelitian bersifat kuantitatif kausal asosiatif dengan teknik sampling jenuh (sensus) terhadap seluruh populasi yang memenuhi kriteria, yaitu 35 pegawai tetap dengan masa kerja minimal satu tahun. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner digital berskala Likert dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Performance Management System berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Engagement, dan Employee Engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap Employee Performance, namun Performance Management System tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap Employee Performance. Employee Engagement terbukti memediasi secara penuh (full mediation) pengaruh Performance Management System terhadap Employee Performance. Temuan ini memberikan kontribusi teoretis pada literatur manajemen sumber daya manusia di sektor transportasi BUMN, khususnya pada konteks kerja berisiko tinggi, serta memberikan rekomendasi praktis bagi manajemen agar tidak semata memperketat sistem evaluasi, melainkan turut membangun keterikatan emosional pegawai sebagai jalur utama menuju peningkatan kinerja.