Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelaksanaan Kegiatan Humas dalam Mempromosikan Sekolah melalui Media Sosial di SMP Negeri 7 Palembang Nyimas Atika; Bambang Irawan; Selli Selli
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9341

Abstract

Perkembangan teknologi digital menjadikan media sosial sebagai salah satu saluran strategis bagi lembaga pendidikan untuk menyampaikan informasi, membangun citra, dan memperluas jangkauan promosi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan hubungan masyarakat dalam mempromosikan sekolah melalui media sosial di SMP Negeri 7 Palembang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi dengan informan utama wakil kepala sekolah bidang humas serta informan pendukung kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, dan staf tata usaha. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan humas telah memanfaatkan Instagram, Facebook, dan TikTok untuk mempublikasikan program sekolah, kegiatan pembelajaran, prestasi peserta didik, kegiatan ekstrakurikuler, peringatan hari besar, dan informasi penerimaan peserta didik baru. Instagram menjadi platform yang paling aktif digunakan karena mendukung penyajian informasi visual dan menjangkau siswa, orang tua, serta masyarakat secara lebih luas. Pelaksanaan promosi didukung oleh perkembangan teknologi, tingginya penggunaan media sosial, dukungan pimpinan, jaringan internet, dan perangkat komunikasi. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu pengelola, belum adanya pembagian tugas khusus, keterbatasan kemampuan desain konten, ketidakkonsistenan jadwal unggahan, dan rendahnya interaksi pada sebagian konten. Penelitian menyimpulkan bahwa pengelolaan media sosial yang terencana, kreatif, konsisten, interaktif, dan didukung sumber daya manusia yang memadai dapat memperkuat fungsi humas, meningkatkan citra sekolah, serta memperluas penyebaran informasi kepada masyarakat.