Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendampingan Efektivitas Program Tahfidz Al-Qur’an Berbasis Masjid dalam Membentuk Karakter Religius Generasi Muda di Desa Tambangan Kelekar Bambang Irawan; Mita Riskiani; Laila Alvia Farikhah; Ahmad Bukhori; Riska Clara; Thomas
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 2 (2026): Juni
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i2.655

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas program tahfidz Al-Qur’an berbasis masjid dalam membentuk karakter religius generasi muda melalui proses pendampingan yang dilakukan di Desa Tambangan Kelekar. Program tahfidz tidak hanya berfokus pada kemampuan menghafal Al-Qur’an, tetapi juga pada pembinaan akhlak, kedisiplinan, tanggung jawab, serta pembiasaan ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pembina tahfidz, pengurus masjid, peserta program, serta orang tua peserta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tahfidz Al-Qur’an berbasis masjid memberikan pengaruh positif terhadap pembentukan karakter religius generasi muda. Peserta mengalami perubahan perilaku ke arah yang lebih baik, seperti meningkatnya kedisiplinan dalam beribadah, kebiasaan membaca Al-Qur’an, sikap sopan santun, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Proses pendampingan dilakukan melalui kegiatan setoran hafalan, muroja’ah, pembinaan akhlak, motivasi keagamaan, serta pembiasaan ibadah berjamaah di masjid. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi lingkungan masjid yang religius, dukungan orang tua, dan peran aktif pembina tahfidz, sedangkan faktor penghambatnya meliputi pengaruh media sosial dan kurangnya motivasi sebagian peserta. Dengan demikian, program tahfidz Al-Qur’an berbasis masjid dinilai efektif dalam membentuk karakter religius generasi muda di Desa Tambangan Kelekar.
Pelaksanaan Kegiatan Humas dalam Mempromosikan Sekolah melalui Media Sosial di SMP Negeri 7 Palembang Nyimas Atika; Bambang Irawan; Selli Selli
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9341

Abstract

Perkembangan teknologi digital menjadikan media sosial sebagai salah satu saluran strategis bagi lembaga pendidikan untuk menyampaikan informasi, membangun citra, dan memperluas jangkauan promosi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan hubungan masyarakat dalam mempromosikan sekolah melalui media sosial di SMP Negeri 7 Palembang serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara terstruktur, dan dokumentasi dengan informan utama wakil kepala sekolah bidang humas serta informan pendukung kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, dan staf tata usaha. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan humas telah memanfaatkan Instagram, Facebook, dan TikTok untuk mempublikasikan program sekolah, kegiatan pembelajaran, prestasi peserta didik, kegiatan ekstrakurikuler, peringatan hari besar, dan informasi penerimaan peserta didik baru. Instagram menjadi platform yang paling aktif digunakan karena mendukung penyajian informasi visual dan menjangkau siswa, orang tua, serta masyarakat secara lebih luas. Pelaksanaan promosi didukung oleh perkembangan teknologi, tingginya penggunaan media sosial, dukungan pimpinan, jaringan internet, dan perangkat komunikasi. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan waktu pengelola, belum adanya pembagian tugas khusus, keterbatasan kemampuan desain konten, ketidakkonsistenan jadwal unggahan, dan rendahnya interaksi pada sebagian konten. Penelitian menyimpulkan bahwa pengelolaan media sosial yang terencana, kreatif, konsisten, interaktif, dan didukung sumber daya manusia yang memadai dapat memperkuat fungsi humas, meningkatkan citra sekolah, serta memperluas penyebaran informasi kepada masyarakat.
Pelaksanaan Rekrutmen Tenaga Pendidik di SD Islam Terpadu Prima Insani Palembang Ragel Viona Alesia; Nyimas Atika; Bambang Irawan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9961

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan rekrutmen tenaga pendidik di SD Islam Terpadu Prima Insani Palembang, mengidentifikasi kendala yang muncul, serta mendeskripsikan solusi yang diterapkan sekolah. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan kepala sekolah sebagai informan utama serta wakil kepala sekolah bidang kurikulum dan kepala tata usaha sebagai informan pendukung. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperiksa menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rekrutmen telah dilaksanakan secara terstruktur melalui penyebaran informasi lowongan, penerimaan dan pemeriksaan berkas, seleksi calon, serta penetapan tenaga pendidik sesuai kebutuhan sekolah. Pelaksanaan tersebut didukung oleh koordinasi antarbagian, pengarahan kepala sekolah, motivasi tim, dan komunikasi selama proses rekrutmen. Sekolah memanfaatkan media sosial, jaringan internal, dan situs resmi lembaga untuk memperluas jangkauan informasi. Meskipun demikian, masih ditemukan ketidaksesuaian antara latar belakang keilmuan guru dan mata pelajaran yang diampu, keterbatasan calon yang memenuhi kualifikasi, serta keterbatasan anggaran. Sekolah mengatasi kendala tersebut melalui analisis kebutuhan tenaga kerja, penetapan prioritas formasi, pengelolaan anggaran secara efisien, dan penyesuaian tahapan seleksi. Temuan menegaskan bahwa efektivitas rekrutmen tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan prosedur administratif, tetapi juga oleh ketepatan pemetaan kebutuhan, objektivitas seleksi, kesesuaian kompetensi, dan kemampuan sekolah membangun sumber pelamar yang berkelanjutan.