This Author published in this journals
All Journal Center of Knowledge
Imron Amirul Mu'min
Universitas Primagraha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Desa Sepang, Kota Serang melalui Pelatihan Hidroponik sebagai Solusi Pemanfaatan Lahan Bertanah Cadas Fauzi Fadliansyah; Wahyudi Wahyudi; Nurhidayat Nurhidayat; Lesi Lestari; Imron Amirul Mu'min
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 2 Agustus 2026
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v8i2.3653

Abstract

Keterbatasan lahan produktif akibat dominasi tanah cadas menjadi salah satu kendala dalam pengembangan budidaya tanaman di Desa Sepang, Kota Serang. Kondisi tersebut menyebabkan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber pangan masih belum optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui pelatihan budidaya hidroponik sebagai solusi pemanfaatan lahan bertanah cadas. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan deskriptif dengan teknik studi dokumentasi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memahami konsep dasar hidroponik serta mampu merakit dan mengoperasikan instalasi hidroponik sederhana secara mandiri. Masyarakat juga menunjukkan partisipasi yang tinggi selama kegiatan dan memahami potensi pemanfaatan pekarangan rumah sebagai media budidaya sayuran yang lebih produktif. Pelatihan hidroponik terbukti menjadi alternatif teknologi tepat guna yang sesuai untuk mengatasi keterbatasan lahan bertanah cadas, sekaligus mendukung ketahanan pangan rumah tangga, pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal, serta membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui budidaya sayuran berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat diterapkan pada wilayah lain dengan karakteristik lahan marginal.