This Author published in this journals
All Journal Center of Knowledge
Mutiara Ramadhani
Universitas Primagraha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Stop Bullying dan Penguatan Literasi Untuk Menciptakan Lingkungan Belajar Yang Positif Di SD Sumber Agung Kota Serang Palahiyah; Tajudin; Muhamad Wahyudin; Sukma Nurfachri Rukmantara; Mutiara Ramadhani
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 6 Nomor 2 Agustus 2026
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v8i2.3682

Abstract

Lingkungan sekolah yang aman dan nyaman merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung proses belajar siswa. Namun, masih ditemukan perilaku yang mengarah pada perundungan, seperti saling mengejek, memberi julukan yang kurang baik, atau mengucilkan teman. Jika tidak ditangani sejak dini, perilaku tersebut dapat memengaruhi rasa percaya diri, kenyamanan belajar, dan hubungan sosial antarsiswa. Oleh karena itu, tim Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Primagraha melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa seminar edukasi mengenai stop bullying yang dipadukan dengan penguatan literasi karakter di SD Negeri Sumber Agung Kota Serang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bentuk-bentuk perundungan, dampaknya, serta pentingnya membangun sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, sesi tanya jawab, serta kegiatan refleksi melalui Pohon Harapan. Pada kegiatan tersebut, siswa diminta menuliskan harapan dan komitmen mereka untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias. Mereka aktif berdiskusi, mampu menjelaskan kembali materi yang telah disampaikan, serta menyampaikan pendapat mengenai cara mencegah bullying di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan Pohon Harapan, siswa juga menunjukkan komitmen untuk saling menghargai, tidak mengejek teman, saling membantu, dan berani melaporkan tindakan perundungan kepada guru. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan pengalaman belajar yang positif serta meningkatkan kesadaran siswa akan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghormati.