Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Sistem Informasi Akuntansi Penggajian dan Upah terhadap Pengendalian Internal pada PT Jawara Lusiana Oktaviani Jessi Ambur; Ali Farhan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.10447

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan sistem informasi akuntansi penggajian dan upah serta kontribusinya terhadap pengendalian internal pada PT Jawara Pandu Bhakti. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada bagian administrasi, observasi, dan dokumentasi berupa struktur organisasi, rekapitulasi kehadiran, data lembur, daftar payroll, slip gaji, dan bukti transfer bank. Data dianalisis melalui reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan, serta perbandingan antara praktik perusahaan dan teori sistem informasi akuntansi penggajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penggajian telah dilaksanakan secara sistematis melalui pencatatan kehadiran menggunakan fingerprint, rekapitulasi data oleh bagian administrasi, perhitungan gaji oleh bagian keuangan, penerbitan slip gaji elektronik, dan pembayaran melalui transfer bank. Sistem tersebut mendukung ketepatan perhitungan, keamanan transaksi, transparansi kepada karyawan, serta tersedianya jejak audit yang dapat digunakan untuk pemeriksaan. Namun, masih ditemukan beberapa aspek yang perlu diperkuat, antara lain dokumen perubahan gaji yang hanya tersedia di kantor pusat, kartu jam kerja yang digabungkan dengan rekapitulasi fingerprint, pemusatan beberapa fungsi pada bagian keuangan, serta perlunya otorisasi dan rekonsiliasi yang lebih konsisten. Oleh karena itu, perusahaan disarankan memperjelas pemisahan tugas, menetapkan prosedur persetujuan berjenjang, membatasi akses data sesuai kewenangan, melakukan pencadangan dokumen secara berkala, dan mengevaluasi sistem penggajian secara berkesinambungan. Perbaikan tersebut diharapkan meningkatkan efektivitas pengendalian internal, meminimalkan kesalahan dan kecurangan, serta menghasilkan informasi penggajian yang akurat, andal, tepat waktu, dan mudah ditelusuri oleh manajemen. Penerapan teknologi terintegrasi juga diperlukan untuk memperkuat akuntabilitas dan efisiensi operasional perusahaan.