Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Inovasi Lingkungan Berkelanjutan: Edukasi Pemanfaatan Sampah Plastik Menjadi Paving Block Di Kelurahan Neglasari Silfiana Dian Lestari; Fitri Susiswani Isbandi; Septian Cahyo Bintoro; Haikal Abyan Novansyah; Miftahu Syifa; Rafli Al Qadar
CITAKARYA Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 03 (2026): August - October
Publisher : CITAKARYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/citakarya.v4i03.6017

Abstract

Peningkatan aktivitas masyarakat yang menggunakan produk berbahan plastik turut memperbesar jumlah limbah plastik yang dihasilkan. Karakteristik plastik yang tidak mudah terurai menjadikan limbah tersebut berpotensi menimbulkan persoalan apabila tidak disertai dengan pengelolaan yang tepat. Salah satu pendekatan yang dapat dilakukan adalah mengalihkan sebagian sampah plastik dari pola pembuangan menuju proses pemanfaatan kembali melalui pengolahan menjadi produk yang memiliki kegunaan. Berdasarkan pemikiran tersebut, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kelurahan Neglasari memfokuskan kegiatan pada pemanfaatan limbah plastik sebagai salah satu bahan pembuatan paving block. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus memberikan keterampilan kepada masyarakat dalam mengelola sampah melalui pengalaman praktik secara langsung. Pendekatan partisipatif diterapkan sejak tahap awal kegiatan, meliputi pengenalan kondisi lingkungan, penyusunan rencana, penyampaian materi tentang komunikasi lingkungan dan kesadaran hukum, penyiapan material, proses pengolahan sampah plastik, pencetakan paving block, hingga evaluasi kegiatan. Edukasi yang diberikan mencakup permasalahan yang ditimbulkan oleh sampah plastik, pemilahan sampah berdasarkan jenisnya, penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta pentingnya kontribusi masyarakat dalam menjaga kualitas lingkungan. Dari sisi hukum, peserta diperkenalkan pada ketentuan mengenai pengelolaan sampah dan hak serta peran masyarakat yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 dan regulasi daerah yang berkaitan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa proses pembuatan paving block dari sampah plastik dapat menjadi bentuk pembelajaran aplikatif bagi masyarakat. Melalui keterlibatan dalam setiap tahapan pengolahan, peserta memperoleh gambaran secara langsung mengenai cara mengubah limbah plastik menjadi material yang dapat digunakan untuk kebutuhan tertentu. Kegiatan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa penyampaian edukasi lingkungan akan lebih kontekstual ketika disertai dengan praktik pengolahan sampah. Dengan adanya pengalaman tersebut, masyarakat diharapkan memiliki dorongan yang lebih kuat untuk melakukan pemilahan dan pemanfaatan sampah plastik dalam kehidupan sehari-hari. Pada akhirnya, kegiatan PKM ini dapat menjadi salah satu upaya awal dalam membangun kesadaran dan partisipasi masyarakat menuju pengelolaan sampah yang lebih mandiri, produktif, dan berkelanjutan.