This Author published in this journals
All Journal Menara Ilmu
Vivi Syofia Sapardi
Keperawatan Universitas Mercubaktijaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Pelaksanaan Discharge Planning Pada Pasien Rawat Inap Zulham Efendi; Dedi Adha; Vivi Syofia Sapardi; Afrizal Afrizal
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan KajianĀ Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JULI 2026
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v20i2.8332

Abstract

Pelaksanaan discharge planning merupakan bagian penting dalam pelayanan keperawatan yang bertujuan mempersiapkan pasien melanjutkan perawatan di rumah secara aman dan mandiri. Namun, pelaksanaannya di lapangan masih belum optimal dan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti komunikasi, waktu, dan kesepakatan antara perawat, pasien, dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan discharge planning di Ruang Rawat Inap RSUD Dr. Rasidin Padang. Desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 30 Januari sampai 2 Februari 2026 terhadap 61 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mengukur komunikasi, waktu, kesepakatan, dan pelaksanaan discharge planning. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa masih terdapat 41,0% pelaksanaan discharge planning dalam kategori rendah. Faktor komunikasi kurang baik sebesar 52,5%, faktor waktu kurang baik sebesar 32,8%, dan faktor kesepakatan kurang baik sebesar 27,9%. Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara komunikasi dengan pelaksanaan discharge planning (p = 0,022), terdapat hubungan antara waktu dengan pelaksanaan discharge planning (p = 0,003), dan terdapat hubungan antara kesepakatan dengan pelaksanaan discharge planning (p = 0,000). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan discharge planning masih perlu ditingkatkan. Komunikasi yang kurang efektif, keterbatasan waktu, dan belum optimalnya kesepakatan antara perawat, pasien, dan keluarga berhubungan signifikan dengan pelaksanaan discharge planning. Oleh karena itu, perawat perlu meningkatkan kualitas komunikasi terapeutik, pengelolaan waktu edukasi yang lebih terencana, serta memperkuat keterlibatan pasien dan keluarga dalam proses discharge planning agar kesinambungan perawatan setelah pasien pulang dapat berjalan lebih optimalKata Kunci: Discharge Planning, Komunikasi, Waktu, Kesepakatan