Menara Ilmu
Vol 20, No 2 (2026): Vol 20 No. 02 JULI 2026

Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Pelaksanaan Discharge Planning Pada Pasien Rawat Inap

Zulham Efendi (Keperawatan Universitas Mercubaktijaya)
Dedi Adha (Keperawatan Universitas Mercubaktijaya)
Vivi Syofia Sapardi (Keperawatan Universitas Mercubaktijaya)
Afrizal Afrizal (Keperawatan Universitas Mercubaktijaya)



Article Info

Publish Date
29 Jul 2026

Abstract

Pelaksanaan discharge planning merupakan bagian penting dalam pelayanan keperawatan yang bertujuan mempersiapkan pasien melanjutkan perawatan di rumah secara aman dan mandiri. Namun, pelaksanaannya di lapangan masih belum optimal dan dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti komunikasi, waktu, dan kesepakatan antara perawat, pasien, dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan discharge planning di Ruang Rawat Inap RSUD Dr. Rasidin Padang. Desain penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 30 Januari sampai 2 Februari 2026 terhadap 61 responden yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang mengukur komunikasi, waktu, kesepakatan, dan pelaksanaan discharge planning. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa masih terdapat 41,0% pelaksanaan discharge planning dalam kategori rendah. Faktor komunikasi kurang baik sebesar 52,5%, faktor waktu kurang baik sebesar 32,8%, dan faktor kesepakatan kurang baik sebesar 27,9%. Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan antara komunikasi dengan pelaksanaan discharge planning (p = 0,022), terdapat hubungan antara waktu dengan pelaksanaan discharge planning (p = 0,003), dan terdapat hubungan antara kesepakatan dengan pelaksanaan discharge planning (p = 0,000). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan discharge planning masih perlu ditingkatkan. Komunikasi yang kurang efektif, keterbatasan waktu, dan belum optimalnya kesepakatan antara perawat, pasien, dan keluarga berhubungan signifikan dengan pelaksanaan discharge planning. Oleh karena itu, perawat perlu meningkatkan kualitas komunikasi terapeutik, pengelolaan waktu edukasi yang lebih terencana, serta memperkuat keterlibatan pasien dan keluarga dalam proses discharge planning agar kesinambungan perawatan setelah pasien pulang dapat berjalan lebih optimalKata Kunci: Discharge Planning, Komunikasi, Waktu, Kesepakatan

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

menarailmu

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Computer Science & IT Education

Description

MENARA ILMU, Merupakan Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah yang Diterbitkan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Penyunting menerima kiriman naskah hasil kajian dan penelitian untuk bidang Eksakta, pendidikan/sosial dan Agama Islam untuk ...