Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Strategi Pemasaran Digital terhadap Minat dan Perilaku Pembelian Konsumen pada UMKM Olahan Bandeng di Kecamatan Tirtajaya Kabupaten Karawang Ara Nazra Nur Ramadani; Ayu Amelia; Denisa Astiani; Muhammad Akhdiyatul Aein; Heri Susanto
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12651

Abstract

Strategi pemasaran digital berperan penting bagi UMKM, termasuk pengolahan bandeng di Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, yang memiliki potensi besar dengan produksi tambak mencapai 7.182ton pada 2022. Meskipun demikian, pemanfaatan pemasaran digital oleh pelaku UMKM setempat belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas konten dan promosi digital (X1) serta interaksi dan kepercayaan melalui media digital (X2) terhadap minat dan perilaku pembelian konsumen (Y). Metode kuantitatif dengan desain korelasional diterapkan pada 74 responden yang diperoleh melalui kuesioner. Indikator variabel independen mengacu pada Achidah dkk., sementara variabel dependen mengacu pada model Kotler dan Keller. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, univariat, Kruskal-Wallis, dan Wilcoxon. Hasil menunjukkan seluruh instrumen valid dan reliabel dengan rata-rata skor variabel X1 sebesar 4,16, X2 sebesar 4,18, dan Y sebesar 4,13 yang seluruhnya berkategori tinggi. Uji Kruskal-Wallis memperoleh signifikansi 0,192 (p>0,05) yang berarti tidak ada perbedaan signifikan minat dan perilaku pembelian berdasarkan usia. Uji Wilcoxon menunjukkan tidak ada perbedaan peringkat signifikan antara Y dengan X1 (sig. 0,315) maupun Y dengan X2 (sig. 0,229), mengindikasikan pola jawaban responden yang seimbang dan konsisten. Strategi pemasaran digital yang berkualitas, interaktif, dan berbasis kepercayaan terbukti penting dalam mendorong minat beli konsumen, sehingga temuan ini dapat menjadi acuan pengembangan UMKM berbasis potensi lokal yang berkelanjutan melalui kolaborasi sinergis antara pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha.