Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Metode Indonesia Learning Qur'an dan Metode Iqra terhadap Recall Huruf Hijaiyah pada Anak Usia Dini Sandy Nugraha; Andre Budi Wibowo; Andi Firmansyah Saputra; Ilda Kuraeni; Risma Yani; Danar Putra Fortuna; Rifqi Farisan Akbar
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.12747

Abstract

Kemampuan mengingat huruf hijaiyah merupakan kompetensi dasar yang sangat krusial dalam literasi keagamaan anak usia dini. Proses kognitif ini bergantung erat pada kerja memori kerja, khususnya komponen phonological loop. Meskipun metode Indonesia Learning Qur'an (ILQ) yang berbasis lagu dan metode Iqra yang bersifat visual-simbolik langsung sama-sama populer, perbandingan dampak langsung keduanya terhadap kemampuan recall segera masih minim dieksplorasi secara empiris. Penelitian eksperimen murni ini bertujuan untuk menguji perbedaan pengaruh kedua metode tersebut terhadap kemampuan recall huruf hijaiyah pada anak usia enam tahun. Penelitian menggunakan desain posttest-only control group design dengan melibatkan dua belas subjek yang dipilih melalui tahapan screening awal untuk mengidentifikasi sepuluh huruf target yang belum dikuasai. Subjek dibagi secara acak menjadi dua kelompok perlakuan yang masing-masing beranggotakan enam anak. Kedua kelompok mendapat perlakuan selama dua puluh menit dengan durasi dan frekuensi paparan yang disetarakan secara ketat. Pengukuran kemampuan recall segera dilaksanakan melalui tes lisan individual setelah sesi pembelajaran usai. Hasil analisis statistik menggunakan uji-t sampel independen menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan antara kelompok ILQ dengan skor rata-rata sebesar 11,50 dan kelompok Iqra dengan skor rata-rata 11,00, dengan nilai p sebesar 0,854. Lebih lanjut, perhitungan ukuran efek menghasilkan nilai Cohen's d sebesar 0,11 yang tergolong sangat kecil. Temuan ini membuktikan bahwa dalam konteks satu sesi pembelajaran berdurasi singkat, perbedaan modalitas stimulus tidak menghasilkan perbedaan jejak memori yang terukur. Kesetaraan kualitas encoding awal ini disebabkan oleh pemerataan durasi rehearsal verbal. Implikasi praktisnya, pemilihan metode pengenalan huruf hijaiyah awal dapat disesuaikan dengan kenyamanan anak tanpa khawatir kehilangan efektivitas pengingatan jangka pendek.