Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengambilan Keputusan dalam Manajemen Stok Menggunakan Metode Simple Additive Weighting (SAW) Berdasarkan Data Produk Terlaris Booring Brewery Risyad Vahlefy; Sri Mardiyati; Somawati
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 4 No 7 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Booring Brewery merupakan salah satu usaha coffee shop yang pengelolaan stok produknya masih dilakukan secara manual berdasarkan pengalaman pihak manajemen, sehingga berpotensi menimbulkan stockout pada produk dengan permintaan tinggi maupun overstock pada produk yang kurang diminati. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis desktop untuk menentukan prioritas pengelolaan stok berdasarkan data produk terlaris menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW). Data penelitian terdiri atas 100 produk (alternatif) yang dievaluasi berdasarkan delapan kriteria, yaitu harga produk (cost), jumlah produk terjual, jumlah pendapatan per produk, frekuensi penjualan per hari, jumlah stok, rasio penjualan terhadap stok, rasio pendapatan terhadap stok, dan rasio frekuensi terhadap penjualan (seluruhnya benefit), dengan bobot kepentingan berturut-turut 2, 5, 4, 3, 5, 3, 4, dan 2 dari total 28. Proses SAW dilakukan melalui normalisasi bobot kriteria, normalisasi matriks keputusan sesuai atribut benefit/cost, perhitungan nilai preferensi (Vi), hingga perangkingan alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk Donat Kacang memperoleh nilai preferensi tertinggi (Vi = 0,7938), diikuti Donat Coklat (0,7554), Strawberry Milkshake (0,7262), Donat Gula (0,7042), dan Chocolate Milkshake (0,6975), sehingga menjadi prioritas utama dalam pengadaan dan restok. Sistem diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman Java pada NetBeans IDE dengan basis data MySQL, dan dirancang menggunakan Unified Modeling Language (UML) dengan tiga peran pengguna, yaitu Admin (Manajer), Staff (Kasir), dan Staff (Supplier). Sistem yang dibangun terbukti mampu menghasilkan rekomendasi prioritas pengelolaan stok secara lebih objektif, cepat, dan akurat, sehingga dapat membantu manajemen Booring Brewery mengurangi risiko overstock maupun stockout serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan persediaan.