Berbagai sektor bisnis telah mengalami perubahan sebagai akibat dari kemajuan teknologi digital, yang termasuk perubahan dalam proses pengambilan tenaga kerja. Proses rekrutmen konvensional masih dikritik karena banyak masalah, seperti waktu seleksi yang lama, biaya operasional yang tinggi, dan kurangnya kandidat yang memenuhi persyaratan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana gagasan technopreneurship diterapkan pada ProHire Solutions, sebuah startup berbasis teknologi yang didirikan sebagai platform digital yang memungkinkan perusahaan untuk menghubungkan pencari kerja dengan cara yang lebih efisien. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) digunakan untuk membandingkan model bisnis ProHire Solutions dengan menggunakan Business Model Canvas (BMC). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ProHire Solutions memiliki banyak keunggulan, termasuk kemudahan proses rekrutmen, efisiensi waktu dan biaya, dan penggunaan teknologi digital untuk meningkatkan layanan. Menurut analisis SWOT, startup ini memiliki peluang untuk berkembang seiring meningkatnya permintaan untuk layanan rekrutmen online. Namun, mereka menghadapi masalah seperti persaingan dengan platform yang lebih terkenal, kekurangan sumber daya, dan pentingnya melindungi data pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa strategi pengembangan yang disarankan adalah optimalisasi pemasaran digital, peningkatan keamanan data, kerja sama dengan perusahaan dan lembaga pendidikan, dan pengembangan fitur berbasis Artificial Intelligence (AI). Diharapkan bahwa penelitian ini akan menjadi rujukan untuk pengembangan startup berbasis technopreneurship, khususnya dalam bidang rekrutmen digital.