Andreas Pekey
Cenderawasih University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Rencana Pengembangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura Andreas Pekey; Meinarni Asnawi; Halomoan Hutajulu
Jurnal Ilmiah Ilmu Manajemen Vol 7 No 1 (2026): Periode Jauari-Juni
Publisher : Universitas Gajah Putih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55542/daw7eq28

Abstract

RSUD Jayapura merupakan Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua yang telah ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum Daerah berdasarkan Keputusan Gubernur Papua Nomor 188.4/151/Tahun 2017. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi internal dan eksternal serta merumuskan strategi pengembangan BLUD RSUD Jayapura untuk meningkatkan kemandirian organisasi. Penelitian menggunakan desain deskriptif analitik dengan melibatkan 91 responden yang berasal dari unsur Dewan Pengawas, manajemen rumah sakit, konsumen, dan mitra eksternal. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan matriks Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), dan SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kekuatan sebesar 1,71 lebih tinggi dibandingkan nilai kelemahan sebesar 1,38, sedangkan nilai peluang sebesar 2,02 lebih tinggi dibandingkan nilai ancaman sebesar 1,28. Hasil tersebut menempatkan BLUD RSUD Jayapura pada Kuadran I atau posisi pertumbuhan (growth), sehingga strategi yang sesuai adalah strategi agresif dan intensif. Matriks SWOT menghasilkan 15 alternatif strategi, dengan prioritas utama berupa penguatan pelayanan spesialistik, subspesialistik, dan layanan unggulan secara bertahap berdasarkan kebutuhan masyarakat, kesiapan sumber daya, kemampuan pembiayaan, serta potensi pendapatan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa BLUD RSUD Jayapura memiliki sumber daya yang cukup kuat untuk dikembangkan, tetapi tetap memerlukan perbaikan pada aspek perencanaan, pengelolaan keuangan, pelayanan, pemeliharaan sarana, dan stabilitas kepemimpinan agar mampu meningkatkan kemandirian dan menghadapi perkembangan rumah sakit pesaing.