Azis Rachman
Program Studi Magister Manajemen, Universitas Bina Mandiri Gorontalo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perilaku Belajar Siswa Dalam Upaya Meningkatkan Minat Belajar: Studi Fenomenologi di SMK Negeri 1 Suwawa, Kabupaten Bone Bolango Yulhan Nento; Azis Rachman; Titin Dunggio
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Vol 4 No 03 (2026): Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jekws.v4i03.3820

Abstract

Minat belajar siswa merupakan faktor penentu keberhasilan proses pendidikan, khususnya pada satuan pendidikan menengah kejuruan yang berada di daerah dengan karakteristik geografis dan sosial ekonomi menantang. Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku belajar siswa SMK Negeri 1 Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, ditinjau dari faktor internal, faktor eksternal, dan strategi sekolah dalam mendorong minat belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologi interpretif dengan wawancara mendalam terhadap 27 informan yang terdiri atas 10 siswa, 10 orang tua/wali siswa, 5 guru mata pelajaran, dan 1 Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum. Data dianalisis secara tematik berdasarkan tiga fokus penelitian dan diperkuat melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor internal siswa—mindset, motivasi, dan kebiasaan belajar—bersifat heterogen, dengan teman sebaya sebagai sumber motivasi ekstrinsik paling dominan dan pola prokrastinasi akademik yang masih memerlukan perhatian. Faktor eksternal meliputi kondisi sosial ekonomi keluarga menengah ke bawah, pengaruh media sosial yang bersifat ambivalen, kondisi geografis berbukit dengan jarak tempuh hingga dua belas kilometer, serta pengaruh lingkungan teman sebaya yang bersifat dua arah. Sekolah telah mengembangkan berbagai strategi, seperti program praktik kerja lapangan, metode pembelajaran inovatif, dan layanan bimbingan konseling, namun konsistensi implementasi, kemitraan dengan orang tua, dan sistem penghargaan masih perlu diperkuat. Penelitian merekomendasikan intervensi multidimensional yang melibatkan sekolah, keluarga, dan pemerintah daerah untuk meningkatkan minat belajar siswa secara berkelanjutan.
Analisis Pelaksanaan Program Pemagangan Dalam Negeri Dalam Mendukung Penyerapan Tenaga Kerja di Provinsi Gorontalo Ferdinand Limonu; Darman Darman; Azis Rachman
Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science Vol 4 No 03 (2026): Jurnal Ekonomi dan Kewirausahaan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jekws.v4i03.3839

Abstract

Program Pemagangan Dalam Negeri merupakan salah satu kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kompetensi, pengalaman kerja, dan kesiapan tenaga kerja agar mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan Program Pemagangan Dalam Negeri dalam mendukung penyerapan tenaga kerja di Provinsi Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap unsur Dinas Tenaga Kerja, ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo, perusahaan mitra, Balai Latihan Kerja, peserta dan alumni pemagangan, serta unsur masyarakat. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis implementasi menggunakan perspektif Edward III yang meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Pemagangan Dalam Negeri di Provinsi Gorontalo telah dilaksanakan melalui tahapan perencanaan, penetapan peserta dan perusahaan mitra, pelaksanaan pemagangan, pembinaan, serta evaluasi. Program memberikan kontribusi terhadap peningkatan keterampilan teknis, pengalaman kerja, disiplin, dan kesiapan peserta memasuki pasar kerja. Tingkat penyerapan peserta menunjukkan perkembangan positif, yaitu 41% pada tahun 2023, 70% pada tahun 2024, dan 72% pada tahun 2025. Namun, pelaksanaan program belum sepenuhnya optimal karena masih menghadapi keterbatasan anggaran, kuota dan jumlah perusahaan mitra, monitoring dan pengawasan yang terbatas, integrasi dengan lembaga pelatihan yang belum optimal, serta perbedaan kesiapan peserta. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kemitraan pemerintah dengan dunia usaha dan dunia industri, peningkatan dukungan anggaran, penguatan monitoring, serta strategi tindak lanjut penempatan alumni.