Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Keberlanjutan Usaha Pada UMKM Liberty Ecoprint Melalui Perspektif Triple Bottom Line Analisis Keberlanjutan Usaha Pada UMKM Liberty Ecoprint Melalui Perspektif Triple Bottom Line: Analisis Keberlanjutan Usaha Pada UMKM Liberty Ecoprint Melalui Perspektif Triple Bottom Line Sri Redjeki; Rini Wahyuningroem
Majalah Ilmiah DIAN ILMU Vol 25 No 2 (2026): MAJALAH ILMIAH "DIAN ILMU" APRIL 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Pembangunan Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37849/midi.v25i2.547

Abstract

Penelitian ini mengangkat permasalahan bagaimana UMKM Liberty Ecoprint menjaga keberlanjutan usahanya dengan tetap fokus pada kelestarian lingkungan. Tujuan penelitian adalah menganalisis keberlanjutan usaha pada UMKM Liberty Ecoprint melalui perspektif Triple Bottom Line. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan, dalam upaya memperoleh kestabilan pendapatan danĀ  keuntungan dari hasil usaha (profit) UMKM Liberty menggunakan strategi produksi made by order, membuat relasi dengan berbagai komunitas dan instansi untuk menerima pesanan massal serta menjadi pemasok bahan kain ecoprint untuk pelatihan komersial. Dalam ruang lingkup kemanfaatan sosial ( people), UMKM Liberty membuka kesempatan kerja sistem lepas kepada masyarakat di sekitarnya dan memberikan pelatihan kepada kelompok remaja dan ibu rumah tangga. Dalam upaya menjaga lingkungan (Planet), UMKM Liberty mengambil bahan bahan alam yang tersedia di alam secukupnya, menanam sendiri beberapa jenis tanaman yang sering dibutuhkan dalam menciptakan motif, tidak menerima permintaan motif daun dan warna secara khusus, memperlakukan cairan limbah sisa proses kain sesuai dengan aturan, serta bekerjasama dengan beberapa pihak untuk menanam berbagai jenis tanaman bahan ecoprint. Implikasi dari temuan iniĀ  bagi UMKM yang bergerak di sektor green product bahwa selain fokus pada lingkungan, perusahaan perlu memperhatikan pula manajemen keuangan, membina hubungan baik dengan konsumen, memanfaatkan celah pasar potensial, serta peduli terhadap masyarakat sekitar agar keberlangsungan usaha tetap terjaga. Selain itu perlu adanya peran pemerintah melalui berbagai kebijakan untuk terus mendorong keberlanjutan usaha bagi UMKM yang membuat produk berbasis ramah lingkungan.