Khosyi Mudhoffar
Magister Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Transformasi Budaya Organisasi dalam Mendorong Perilaku Inovatif Pegawai Negeri Sipil: Studi Kasus di Sektor Publik Indonesia Khosyi Mudhoffar; Aldri Frinaldi
Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and Advanced Vol. 2 No. 4 (2024): Future Academia : The Journal of Multidisciplinary Research on Scientific and A
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/future.v2i4.273

Abstract

Transformasi budaya organisasi memainkan peran strategis dalam mendorong perilaku inovatif Pegawai Negeri Sipil (PNS) di sektor publik Indonesia, terutama dalam menghadapi tantangan globalisasi dan tuntutan reformasi birokrasi. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan utama: bagaimana transformasi budaya organisasi dapat meningkatkan perilaku inovatif di kalangan PNS? Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada beberapa instansi sektor publik yang telah berhasil mengimplementasikan inovasi budaya organisasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai inovasi yang diintegrasikan dalam budaya organisasi, seperti kolaborasi, adaptabilitas, dan orientasi pada hasil, secara signifikan mendorong kreativitas dan efisiensi kerja PNS. Selain itu, kepemimpinan transformasional dan pelibatan pegawai dalam pengambilan keputusan menjadi faktor kunci keberhasilan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi budaya organisasi bukan hanya memengaruhi perilaku individu, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang kondusif untuk inovasi berkelanjutan. Rekomendasi diberikan untuk memperkuat strategi transformasi budaya organisasi di sektor publik guna meningkatkan daya saing dan efektivitas layanan publik.