Refin Fallah Shauma
Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KOMPETENSI TPACK GURU DALAM PEMBELAJARAN EKONOMI DI SEKOLAH MENENGAH ATAS Refin Fallah Shauma; Abdul Arif
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.13177

Abstract

Studies on teachers' TPACK competency have predominantly focused on measuring competency levels quantitatively, with limited attention to how the integration of technology, pedagogy, and content is actually enacted in real classroom practice, particularly in economics learning at the senior high school level. This study aims to analyze the implementation of Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) competencies among economics teachers at SMA Negeri 12 Semarang across the planning, implementation, and evaluation stages of learning. A qualitative approach with a single case study design was employed, with three economics teachers selected purposively as subjects. Data were collected through self-evaluation sheets, classroom observations, and lesson plan documentation, then analyzed using Miles and Huberman's interactive model with source and technique triangulation. The study yields three key findings: (1) overall TPACK competency of economics teachers is in the Very Good category; (2) two teachers demonstrated consistent and adaptive TPACK integration across all learning stages with no significant gap between self-perception and actual practice; and (3) one teacher exhibited a significant gap in the Technological Content Knowledge (TCK) component, where high self-evaluation scores did not reflect classroom. Unlike previous TPACK studies that rely solely on self-evaluation instruments, this study demonstrates that self-evaluation alone is insufficient to accurately capture TPACK competency, and proposes observation-based triangulation as a more valid approach for identifying the gap between perceived and implemented TPACK competency in economics learning. ABSTRAK Penelitian tentang kompetensi TPACK guru selama ini lebih banyak berfokus pada pengukuran tingkat penguasaan secara kuantitatif dan belum banyak mengkaji bagaimana integrasi teknologi, pedagogik, dan konten diwujudkan dalam praktik pembelajaran nyata di kelas, khususnya pada mata pelajaran ekonomi di jenjang SMA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kompetensi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) guru ekonomi di SMA Negeri 12 Kota Semarang dalam tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus tunggal digunakan dalam penelitian ini. Subjek ditentukan secara purposive, terdiri dari tiga guru ekonomi yang telah mengikuti pelatihan terkait kompetensi TPACK. Data dikumpulkan melalui lembar evaluasi diri, observasi pembelajaran, dan dokumentasi RPP, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: (1) kompetensi TPACK guru ekonomi secara keseluruhan berada pada kategori Sangat Baik; (2) dua guru menunjukkan integrasi TPACK yang konsisten dan adaptif di seluruh tahap pembelajaran tanpa kesenjangan antara persepsi diri dan praktik nyata; dan (3) satu guru menunjukkan kesenjangan signifikan pada komponen Technological Content Knowledge (TCK), di mana persepsi diri yang tinggi tidak sejalan dengan praktik di kelas. Berbeda dari penelitian TPACK sebelumnya yang mengandalkan evaluasi diri sebagai satu-satunya instrumen pengukuran, penelitian ini membuktikan bahwa evaluasi diri saja tidak cukup untuk memotret kompetensi TPACK secara akurat dan menawarkan triangulasi berbasis observasi langsung sebagai pendekatan yang lebih valid dalam mengidentifikasi kesenjangan antara kompetensi yang dipersepsikan dengan yang diimplementasikan guru dalam pembelajaran ekonomi.