Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENINGKATAN PEMAHAMAN HUKUM MASYARAKAT TERHADAP JUDI ONLINE DI ERA DIGITALISASI Hery Firmansyah; Hugo Feris Tri Susanto; Kesia Aprillianty
Jurnal Serina Abdimas Vol 4 No 3 (2026): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v4i3.38023

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang pesat telah membawa dampak besar terhadap perilaku masyarakat, termasuk meningkatnya praktik perjudian online. Fenomena ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menimbulkan berbagai dampak sosial negatif seperti ketergantungan, kehancuran rumah tangga, dan peningkatan kriminalitas. Meskipun hukum Indonesia telah mengatur secara tegas larangan terhadap perjudian, baik konvensional maupun online, implementasi hukum seringkali terkendala oleh kurangnya pemahaman masyarakat terhadap aturan yang berlaku. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tidak hanya reaktif melalui penegakkan hukum, tetapi juga proaktif melalui edukasi dan penyuluhan hukum. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan di Kabupaten Indramayu dengan pendekatan partisipatif dan kolaboratif antara tim pelaksana, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat. Kegiatan ini mencakup tahapan persiapan, survei kebutuhan, penyusunan materi, pelaksanaan penyuluhan, dan penyusunan laporan akhir. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, memperkuat pemahaman terhadap bahaya judi online, serta membentuk perilaku sosial yang lebih sehat dan bertanggung jawab. Penyuluhan hukum yang dilakukan secara langsung dinilai efektif dalam membangun literasi hukum masyarakat, serta menjadi sarana pemberdayaan hukum yang adaptif terhadap tantangan era digital.
Aspek Pembuktian Tindak Pidana Skimming ATM Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik Laurencia Adeline; Hery Firmansyah
Pamulang Law Review Vol. 8 No. 2 (2025): November : Pamulang Law Review
Publisher : Prodi Hukum S1 - Fakultas Hukum - Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembuktian merupakan salah satu aspek penting bagi penentuan apakah seseorang benar-benar nyata terbukti melakukan suatu tindak pidana. Kerancuan mulai timbul sebab alat bukti yang dimiliki dalam kejahatan siber yang tidak berbentuk secara fisik dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kredibilitasnya. Skimming ATM yang membuat pelaku mencuri data pribadi nasabah dan menggandakannya menjadi modus baru yang seakan ingin meloloskan diri dari aspek pembuktian di KUHAP. Menggunakan Undang undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik sebagai acuan dasar serta teori pembuktian, penelitian ini mencoba merumuskan batasan terkait bukti yang dapat dihadirkan secara sah di pengadilan. Dengan jenis penelitian normatif, pendekatan perundang-undangan dan konseptual, kesimpulan yang didapat lewat kajian kepustakaan akan disimpulkan dengan cara deduktif.