p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Agroekotek View
Hairu Suparto
Department of Agroecotechnology, Faculty of Agriculture, Lambung Mangkurat University

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Karakteristik Morfologi Pertumbuhan Vegetatif Cabai CV. Hiyung (Capsicum frutescens L.) di Desa Hiyung, Kabupaten Tapin Miftahul Huda; Hairu Suparto; Hikma Ellya
Agroekotek View Vol 9, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/agtview.v9i2.18802

Abstract

Cabai rawit varietas Hiyung (Capsicum frutescens L.) merupakan salah satu tanaman lokal yang berpotensi untuk dibudidayakan di Kalimantan Selatan. Salah satu varietas cabai lokal unggulan di daerah ini, yang namanya berasal dari Desa Hiyung, desa tempat varietas ini ditanam. Keberadaan rawa dataran rendah memainkan peran penting dalam meningkatkan sektor pertanian dan perkebunan. Rawa dataran rendah memiliki potensi yang sebagian besar ditentukan oleh material yang diendapkan dari daerah atas, sedangkan material yang berasal dari air relatif kurang, karena air di rawa dataran rendah hanya berasal dari curah hujan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui beberapa karakteristik penting pertumbuhan vegetatif cabai rawit varietas Hiyung yang dibudidayakan petani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Analitik dengan empat parameter pengamatan, yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, dan diameter batang utama, yang dilakukan setiap 2 minggu pada setiap 10 tanaman dari 50 tanaman per petak. Pengamatan karakteristik morfologi pertumbuhan vegetatif cabai rawit varietas Hiyung dilakukan pada beberapa tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pola pertumbuhan dan perubahan pada tanaman cabai varietas Hiyung (Capsicum frutescens L.) dari fase vegetatif 2 hingga fase generatif awal, guna menentukan waktu pertumbuhan optimal dan mendukung upaya peningkatan produktivitas tanaman. Penelitian ini dilaksanakan dari tanggal 6 Juli 2024 hingga 14 September 2024. Hasil pengamatan lapangan meliputi data perkembangan visual tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, dan diameter batang yang diukur secara berkala setiap 2 minggu. Analisis difokuskan pada pola pertumbuhan karakteristik tanaman dari awal penanaman hingga periode generatif awal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan malai rata-rata terbaik dari karakteristik morfologi vegetatif pada tanaman cabai varietas Hiyung terjadi pada minggu ke-2 hingga minggu ke-3 pengamatan.
Pengaruh Larutan Daun Kelor terhadap Viabilitas dan Vigor Benih Padi Lewat Masa Simpan Varietas Karang Dukuh Ria Rahmawati; Hairu Suparto; Untung Santoso
Agroekotek View Vol 9, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/agtview.v9i2.13496

Abstract

The rice plant (Oryza sativa L.) is a type of plant that produces rice. This plant is the main food source for more than half of Indonesia's population. Rice production as a food ingredient needs to be increased to meet the amount of food needed by the Indonesian population. Seeds that are stored for a relatively long time can experience deterioration (decrease in seed quality) which results in decreased seed viability. A decrease in seed quality can be seen from seed viability or seed vigor, which is initially characterized by a decrease in seed germination. Invigoration is the physical, physiological, genetic and health treatment of seeds carried out before the planting stage to increase seed viability so that the seeds are able to grow simultaneously. Moringa leaves contain natural cytokinin hormones such as isopentyladenine, dihydrozeatin, and zeatin which have the function of helping break the dormancy period by stimulating seed metabolism and starting germination, stimulating root growth by increasing The process of cell division and the specialization of cells in the roots, and this hormone also encourages cell division in the formation of shoots. This research was carried out from May to June 2024 at the Integrated Laboratory, Department of Agroecotechnology, Faculty of Agriculture, Lambung Mangkurat University. This study employed a single-factor Completely Randomized Design (CRD) with five different treatments. (1 control) which were repeated 5 times. Data analysis used Barlett's homogeneous test, Anova and DMRT advanced test. The results of the research showed that the Moringa leaf solution significantly influenced the growth rate of rice seeds through the shelf life of the Karang Dukuh variety.