Dyah Safitri Qummariyah Kharie
Universitas Pasifik Morotai

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Ethnomatematika: Numerasi dan Sistem Bilangan Bahasa Galela Akmal Hi. Dahlan; Dyah Safitri Qummariyah Kharie; Rauman Mahmud; Amrin Sibua
Amalgamasi: Journal of Mathematics and Applications Vol. 5 No. 1 (2026): Amalgamasi: Journal of Mathematics and Applications
Publisher : Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55098/amalgamasi.v5.i1.pp23-32

Abstract

Setiap masyarakat memiliki sistem bilangan yang berkembang sesuai dengan bahasa, budaya, dan cara pandangnya dalam merepresentasikan kuantitas suatu objek. Sistem bilangan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai alat berhitung, tetapi juga mencerminkan pengetahuan matematis yang hidup dalam suatu komunitas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sistem numerasi dan sistem bilangan dalam Bahasa Galela melalui perspektif etnomatematika, sekaligus mendokumentasikan dan melestarikan warisan bahasa daerah yang mulai mengalami penurunan penggunaan di kalangan generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Subjek penelitian meliputi tokoh adat dan tokoh masyarakat di Pulau Morotai, yang didukung oleh kajian literatur berupa buku, artikel ilmiah, dan sumber-sumber relevan lainnya. Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem bilangan dalam Bahasa Galela memiliki sepuluh bilangan pokok, yaitu bilangan satu hingga sepuluh, sedangkan bilangan yang lebih besar dibentuk melalui pola pengembangan berdasarkan bilangan-bilangan pokok tersebut. Temuan ini menunjukkan adanya struktur numerasi yang sistematis dan mencerminkan konsep matematis yang berkembang dalam budaya masyarakat Galela. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi salah satu referensi dalam pengembangan bahan ajar Muatan Lokal berbasis budaya daerah serta mendukung upaya pelestarian bahasa dan budaya Galela melalui pembelajaran di sekolah-sekolah di Kabupaten Pulau Morotai.