Pengaruh Pemberian Edukasi Media Video Terhadap Peningkatan pengetahuan Dan Sikap Tentang Infeksi Laten Tuberkulosis (ILTB) Di Pengunjung Puskesmas Griya Antapani. Infeksi Laten Tuberkulosis (ILTB) adalah kondisi ketika seseorang telah terinfeksi Mycobacterium tuberculosis tanpa menunjukkan gejala, tetapi berisiko berkembang menjadi tuberkulosis aktif. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai ILTB dapat memengaruhi sikap dalam upaya pencegahan. Edukasi melalui media video merupakan salah satu metode yang dapat meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi menggunakan media video terhadap pengetahuan dan sikap tentang ILTB pada pengunjung UPTD Puskesmas Griya Antapani. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 95 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap responden setelah diberikan edukasi melalui media video. Proporsi responden dengan pengetahuan kategori baik dan cukup meningkat menjadi 80,0%, sedangkan seluruh responden (100%) memiliki sikap baik setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada pengetahuan (Z = 6,984; p < 0,001) dan sikap (Z = 5,640; p < 0,001) sebelum dan sesudah edukasi. Dengan demikian, edukasi kesehatan menggunakan media video terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat mengenai ILTB. Media video dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif promosi kesehatan untuk mendukung upaya pencegahan ILTB. Kata kunci: Infeksi Laten Tuberkulosis, media video, pengetahuan, sikap, promosi kesehatan.