Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Health Promotion to Women of Fertile Age (WUS) About the Selection of Family Planning Contraceptives in the North Margahayu Sub-district, Bandung City Tri Ardayani; Fahmi Fuadah; Gurdani Yogisuntanti; Linda Hotmaida; Neti Sitorus
DIKDIMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): DIKDIMAS : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT  VOL 2 NO 1 APRIL 2023
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.309 KB) | DOI: 10.58723/dikdimas.v2i1.92

Abstract

Women of childbearing age experience many obstacles in choosing contraception. One of them is due to a lack of knowledge about the safety of the method used and the husband is not allowed to solve the problem so that he does not experience pregnancy. The purpose of doing this community service is to provide information to WUS about the family planning program so that WUS have knowledge and understanding of family planning devices so that they can properly spacing pregnancies and manage the number of children they have. The target of this community service activity is women of childbearing age (WUS), totaling 35 people, carried out offline on Wednesday, August 17 2022, 09.00 to 10.00 WIB, at the RW office. This community service activity is carried out with the help of LCD media and power point, the time for giving the material is 30 minutes. To evaluate health promotion activities by providing post-test questions about the material that has been provided by the resource person. The results obtained after being given health promotion were an increase in knowledge of WUS by conducting evaluations by asking questions about the material that had been conveyed by the informants, all participants were able to answer well. Health promotion is expected not only to increase WUS knowledge but also to change behavior so that the knowledge gained can be applied in everyday life.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN TINGKAT STRES MASYARAKAT TERHADAP PENCEGAHAN COVID-19 DI DESA SITUSAEUR KECAMATAN BOJONGLOA KIDUL JAWA BARAT Fahmi Fuadah; Tri Ardayani; Alfonsina Awom
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): MAY
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v1i1.56

Abstract

Data Kelurahan Situsaeur 2022, jumlah masyarakat yang terpapar Covid-19 di Kelurahan Situsaeur, Bandung adalah 640 orang, 4 diantaranya meninggal pada Tahun 2022. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan tingkat stres masyarakat dalam pencegahan Covid-19. Penelitian ini menggunakan Metode Kuantitatif dengan pendekatan cross sectional, variabel independen pengetahuan dan sikap serta variabel dependen tingkat stres. Teknik pengumpulan sampel yang digunakan adalah random sampling dengan menggunakan google form sebagai instrumen penelitian serta analisis bivariat persentase menggunakan chi square. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 135 orang dari populasi 203 orang. Hasil Penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan responden mengenai pencegahan Covid-19 dinilai “cukup”, yaitu 68,4%, sikap responden tentang pencegahan Covid-19 dinilai sebagian besar “baik”  (65,9%) dan tingkat stres dinilai sebagian besar “sedang” (62,5%). Pengetahuan responden tentang pencegahan Covid-19 sebagian besar “cukup”, dan ada hubungan antara pengetahuan dengan tingkat stres masyarakat dalam pencegahan Covid-19 di Situsaeur, Bandung. Menghadapi Kondisi tersebut, masyarakat diharapkan tetap menjaga keseimbangan kesehatan fisik dan mental, menjalankan protokol kesehatan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan bersama-sama dengan tenaga kesehatan dalam melakukan sosialisasi secara berkala melalui media sosial, memberikan kiat-kiat menghadapi pandemi Covid-19, membagikan masker kepada masyarakat, menyiapkan fasilitas pendukung; tempat cuci tangan, hand sanitizer, pengaturan jarak di tempat umum dan siap untuk selalu memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP TENTANG DEPRESI PADA JURUSAN ANALIS KIMIA KELAS XI SMK NEGERI 7 BANDUNG Fahmi Fuadah; Tri Ardayani; Marliana Febriani
Media Ilmiah Kesehatan Indonesia Vol. 1 No. 1 (2023): MAY
Publisher : Pakis Journal Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58184/miki.v1i1.88

Abstract

Depresi adalah kondisi terganggunya psikis dengan ditandai adanya gejela kehilangan kegembiraan/gairah serta efek lainnya contohnya tidur yang tidak menentu dan selera makan yang rendah. Pendidikan kesehatan adalah suatu kondisi dimana terjadinya peningkatan kemampuan terhadap apa yang didapatkan dan diharapkan mengalami proses menjadi lebih baik dan sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap tentang depresi di SMK Negeri 7 Bandung. Desain penelitian ini adalah Pre-Experimental Design dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest. Teknik pengambilan sampel, yaitu Proportionate Random Sampling dengan jumlah sampel 65 siswa. Hasil dari penelitian ini mendapatkan sebagian kecil sampel 35,4% dengan pengetahuan yang cukup, dan kurang pada saat sebelum perlakuan, setelah diberikan pendidikan kesehatan hampir 92,3% masuk kedalam pengetahuan yang baik tentang depresi sedangkan untuk sikap hampir seluruh sampel (80%) memiliki sikap mendukung, setelah diberikan pendidikan kesehatan seluruh sampel (100 %) memiliki sikap yang mendukung tentang depresi. Hasil analisis dengan menggunakan uji Wilxocon untuk pengetahuan didapatkan hasil signifikan terhadap peningkatan pengetahuan. Dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang depresi di SMK Negeri 7 Bandung. Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa remaja harus mengetahui tentang depresi agar dapat mencegah terjadinya depresi yang mungkin terjadi. Peran tenaga penyuluh dan guru untuk memberikan informasi dan kunjungan secara berkala kepada remaja tentang depresi.
Faktor–Faktor Yang Mempengaruhi Akseptor KB Dalam Penggunaan Alat Kontrasepsi IUD Di Desa Babakan Ciparay Henni Purnasari; Tri Ardayani; Hani triana
Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK) Vol. 6 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jvk.v6i1.27300

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor - faktor yang mempengaruhi Akseptor KB dalam penggunaan Alat Kontrasepsi KB Intra Uterine Device (IUD) di Desa Babakan Ciparay. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei dengan pendekatan explanatory research yang bertujuan untuk menjelaskan pengaruh faktor predisposisi (pendidikan, pengetahuan, sikap, sosial budaya), faktor pendukung (jarak), dan faktor pendorong (dukungan suami, dukungan tenaga kesehatan) terhadap penggunaan alat kontrasepsi IUD di wilayah desa Babakan Ciparay. Populasi penelitian ini adalah seluruh wanita usia subur sebanyak 1563. Sampel penelitian ini sebanyak 94 responden. Hasil penelitian menunjukkan dari 94 responden, sebanyak 8.7% menggunakan alat kontrasepsi IUD dan 91.3% tidak menggunakan alat kontrasepsi IUD. Variabel pendidikan (p=0.000), pengetahuan (p=0.024), sikap (p=0.040), dukungan suami (<0.749), dan jarak tempat pelayanan (p=0.0123), memiliki hubungan terhadap penggunaan alat kontrasepsi IUD di Desa Babakan Ciparay Variabel pendidikan mempunyai nilai Exp (B) sebesar 5.1 merupakan variabel yang paling berpengaruh terhadap penggunaan alat kontrasepsi IUD. Berdasarkan hasil penelitian, diharapkan petugas kesehatan meningkatkan pemahaman masyarakat dengan melakukan pendekatan dan mengubah sikap masyarakat dengan mitos yang salah tentang IUD. Meningkatkan pendidikan pengetahuan masyarakat Babakan Ciparay tentang efektifitas, keuntungan dan kerugian alat kontrasepsi IUD. Peningkatan pengetahuan peserta akan mempengaruhi penggunaan alat kontrasepsi IUD. Mengedukasi suami supaya mendukung istrinya menggunakan IUD dengan pendekatan, penyuluhan serta sosialisasi tentang alat kontrasepsi IUD.
Determinan Kejadian Keputihan (Fluor Albus) Pada Remaja Putri di Negara Berkembang: Systematic Literature Review Tri Ardayani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58512

Abstract

Latar Belakang: Keputihan patologis merupakan masalah kesehatan reproduksi yang prevalens di kalangan remaja putri di negara berkembang, namun sintesis bukti determinannya secara sistematis masih terbatas. Tujuan: Mensintesis bukti mengenai determinan kejadian keputihan pada remaja putri di negara berkembang berdasarkan pedoman PRISMA 2020. Metode: Pencarian sistematis pada lima database (PubMed/MEDLINE, Scopus, CINAHL, Google Scholar, Portal Garuda) untuk publikasi 2020–2025. Studi diseleksi menggunakan kerangka PICOS. Penilaian kualitas menggunakan JBI Critical Appraisal Checklist. Inter-rater reliability diukur dengan Cohen's kappa (κ). Sintesis dilakukan secara naratif menggunakan thematic synthesis. Hasil: Dari 1.247 artikel teridentifikasi, 22 studi memenuhi kriteria (N=4.819; κ=0,83). Determinan dominan: hygiene genitalia buruk (16/22 studi), pengetahuan kesehatan reproduksi rendah (13/22 studi), infeksi Candida albicans/bacterial vaginosis (10/22 studi), stres psikologis (9/22 studi), dan penggunaan produk kewanitaan berlebihan (8/22 studi). Integrasi ke dalam Health Belief Model menghasilkan model konseptual yang dapat memandu pengembangan intervensi. Kesimpulan: Intervensi multidimensional berbasis Health Belief Model yang mengintegrasikan edukasi hygiene, penguatan pengetahuan reproduksi, dan manajemen stres merupakan strategi terbaik untuk menurunkan prevalensi keputihan patologis pada remaja putri di negara berkembang
PHBS Health Education in RW 05 Laindeha Village Pandawai District East Nusa Tenggara Jenyati Ndula Ratu; Tri Ardayani; Linda Hotmaida; Neti Sitorus; Gurdani Yogisutanti; Fahmi Fuadah
Aktual: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Aktual: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat January 2025
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/aktual.v3i1.319

Abstract

This activity aims to plan the community service activities to solve problems obtained based on situation analysis of the priority of problems obtained by providing health education to the community so that they always maintain their health. The implementation of activities that have been carried out by the planned time, namely activities carried out in June-August 2024 which consists of preparation, implementation and closing. Preparations are carried out with various activities, including field surveys, problem identification, approaches to the community, situation analysis, and proposal preparation carried out in July 2024. The implementation will be carried out in August 2024 with preparatory activities for counseling and counseling activities through the delivery of material on PHBS. The closing activity was carried out by preparing a report. The results of the study show that public knowledge about the definition, causes, symptoms, prevention, treatment, and impact of PHBS has increased. This community service activity is expected to bring real benefits to the people of Laindeha village and become an inspiration for similar efforts in various regions.
Health Education and Socialization about Physical Activities/Sports in RW 06 Tanjung Merpati Village Kembayan District Sanggau Regency Novelita Br Manik; Tri Ardayani; Linda Hotmaida; Neti Sitorus; Gurdani Yogisutanti; Fahmi Fuadah
Aktual: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): Aktual: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat January 2025
Publisher : CV Media Inti Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58723/aktual.v3i1.323

Abstract

This activity aims to plan community service activities to solve problems obtained based on situation analysis, prioritizing problems by providing health education to the community to always maintain health. The method used consists of preparation, implementation, and closing. Preparation was carried out with various activities including field surveys, problem identification, approaches to the community, situation analysis, and proposal preparation carried out in August 2024. Implementation was carried out in September 2024 with counseling preparation activities and counseling activities through the delivery of material on Physical Activity/exercise. Closing activities are carried out by compiling reports. Implementing community service activities on Health Education Education on physical activity/exercise in the RW 06 area of Tanjung Merpati Village, Kembayan District, Sanggau Regency can be carried out well, smoothly and conducive. The results showed that community knowledge about the meaning, causes, symptoms, prevention, treatment, and impact of physical activity/exercise had increased. This community service activity is expected to bring real benefits to the Tanjung Merpati village community and become an inspiration for similar efforts in various regions.
Pengaruh Pemberian Edukasi Media Video Terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap tentang Infeksi Laten Tuberkulosis di Pengunjung Puskesmas Griya Antapani Ester Asui; Gurdani Yogisusanti; Tri Ardayani
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 20 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v20i1.457

Abstract

Pengaruh Pemberian Edukasi Media Video Terhadap Peningkatan pengetahuan Dan Sikap Tentang Infeksi Laten Tuberkulosis (ILTB) Di Pengunjung Puskesmas Griya Antapani. Infeksi Laten Tuberkulosis (ILTB) adalah kondisi ketika seseorang telah terinfeksi Mycobacterium tuberculosis tanpa menunjukkan gejala, tetapi berisiko berkembang menjadi tuberkulosis aktif. Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai ILTB dapat memengaruhi sikap dalam upaya pencegahan. Edukasi melalui media video merupakan salah satu metode yang dapat meningkatkan pengetahuan dan membentuk sikap positif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi menggunakan media video terhadap pengetahuan dan sikap tentang ILTB pada pengunjung UPTD Puskesmas Griya Antapani. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Pre-Experimental One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 95 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan sikap responden setelah diberikan edukasi melalui media video. Proporsi responden dengan pengetahuan kategori baik dan cukup meningkat menjadi 80,0%, sedangkan seluruh responden (100%) memiliki sikap baik setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan pada pengetahuan (Z = 6,984; p < 0,001) dan sikap (Z = 5,640; p < 0,001) sebelum dan sesudah edukasi. Dengan demikian, edukasi kesehatan menggunakan media video terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat mengenai ILTB. Media video dapat dimanfaatkan sebagai salah satu alternatif promosi kesehatan untuk mendukung upaya pencegahan ILTB. Kata kunci: Infeksi Laten Tuberkulosis, media video, pengetahuan, sikap, promosi kesehatan.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Nyeri Dismenore pada Mahasiswi Semester Akhir di Institut Kesehatan Immanuel Bandung Tri Ardayani; Lidya Natalia; Regita Cahyani Lbn Tobing
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62342

Abstract

Dismenore merupakan gangguan menstruasi yang paling sering dialami wanita usia reproduksi dan menjadi penyebab utama gangguan aktivitas belajar mahasiswi. Prevalensi global mencapai lebih dari 90% populasi wanita, sedangkan di Indonesia mencapai 64,25%. Faktor internal maupun eksternal berperan dalam menentukan tingkat keparahan nyeri, namun bukti empiris pada mahasiswi semester akhir yang menghadapi tekanan penyelesaian tugas akhir masih terbatas. Tujuan menganalisis hubungan aktivitas fisik, stres, usia menarche, dan status gizi dengan tingkat nyeri dismenore serta mengidentifikasi faktor paling dominan. Metode penelitian kuantitatif dengan desain analitik korelasional pendekatan cross-sectional. Sampel 60 mahasiswi semester akhir Institut Kesehatan Immanuel Bandung diambil menggunakan proportional random sampling dengan rumus Slovin. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner IPAQ, DASS, penilaian IMT, dan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan Spearman Rank, dan multivariat menggunakan regresi linear berganda. Hasil sebanyak 35% responden mengalami nyeri berat. Uji Spearman menunjukkan hubungan bermakna pada stres (p<0,001; r=0,425) dan status gizi (p=0,040; r=0,266), sedangkan aktivitas fisik (p=0,112) dan usia menarche (p=0,816) tidak bermakna. Regresi linear berganda mengonfirmasi stres (β=0,397; p=0,002) sebagai faktor paling dominan, diikuti status gizi (β=0,238; p=0,048). Simpulan stres merupakan faktor dominan yang berhubungan dengan tingkat nyeri dismenore. Intervensi keperawatan berfokus pada manajemen stres akademik dan optimalisasi status gizi direkomendasikan untuk menurunkan keparahan dismenore pada mahasiswi semester akhir.