Irvan Arifianto
Universitas Bhakti Pertiwi Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSEPSI PASIEN TERHADAP WAKTU TANGGAP DI INSTALASI GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT UMUM AULIA TAHUN 2020 Muhammad Aviansyah; Bachtiar Fanani; Irvan Arifianto
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i4.6965

Abstract

Latar Belakang: Response time atau waktu tanggap merupakan salah satu indikator mutu pelayanan yang menentukan kepuasan pasien di Instalasi Gawat Darurat (IGD), dengan standar nasional ≤ 5 menit. Studi pendahuluan di IGD Rumah Sakit Umum Aulia menemukan bahwa dari 15 pasien yang diamati, 5 pasien (30%) memiliki waktu tanggap lebih dari 5 menit, kondisi ini diperkuat oleh keterangan Kepala IGD bahwa keterlambatan sering terjadi saat penanganan pasien bersamaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran dan pengaruh karakteristik (jenis kelamin, usia, pendidikan, status pembayaran, tingkat kegawatan), pengetahuan, dan pengalaman pasien terhadap persepsi waktu tanggap di IGD RSU Aulia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional pada 96 pasien yang dihitung dengan rumus Lemeshow, dipilih secara simple random sampling. Data dianalisis secara univariat, bivariat menggunakan uji Chi-Square, dan multivariat menggunakan regresi logistik ganda. Hasil Penelitian: Sebanyak 75 pasien (78,1%) mempersepsikan waktu tanggap cepat. Hasil uji Chi-Square menunjukkan tingkat kegawatan (p = 0,029), pengetahuan (p = 0,03), dan pengalaman (p = 0,01) berhubungan signifikan dengan persepsi waktu tanggap, sedangkan jenis kelamin (p = 0,295), usia (p = 0,740), pendidikan (p = 0,723), dan status pembayaran (p = 0,472) tidak berhubungan signifikan. Analisis multivariat menunjukkan pengalaman sebagai faktor paling dominan (p = 0,010). Kesimpulan: Tingkat kegawatan, pengetahuan, dan terutama pengalaman pasien berpengaruh signifikan terhadap persepsi waktu tanggap di IGD RSU Aulia. Rumah sakit disarankan memonitor dan mengevaluasi waktu tanggap secara berkala serta meningkatkan edukasi pasien mengenai alur pelayanan IGD guna mempertahankan dan meningkatkan persepsi waktu tanggap yang sesuai standar.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KECEMASAN IBU HAMIL PRIMIGRAVIDA DALAM MEMPERSIAPKAN PERSALINAN DI PUSKESMAS CIBADAK TAHUN 2025 Irvan Arifianto; Dian Reflisiani; Oktavirona Oktavirona; Lenny Siti Nurjanah
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 4 (2026): August 2026 (1)
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i4.6907

Abstract

Abstract: Background: In Indonesia, 28.7% of pregnant women experience anxiety about childbirth. The purpose of this research is to identify factors associated with anxiety in pregnant women facing childbirth at the Cibadak Health Center, Sukabumi. Methods: This research uses a quantitative approach with a cross-sectional study design. Results: Chi-square statistical tests showed significant relationships between anxiety and age (p-value = 0.000), education (p-value = 0.033), occupation (p-value = 0.001), economic status (p-value = 0.005), and antenatal care (ANC) examinations (p-value = 0.015). Conclusion: Based on the chi-square test results, there are significant relationships between age, education, occupation, economic status, and antenatal care (ANC) examinations with the anxiety levels of pregnant women. Recommended that healthcare providers provide education about anxiety issues during antenatal care visits.  Keywords: Age, Education, Occupation, Economic Status, Antenatal Care (ANC), Anxiety   Abstrak: Latar Belakang: Di Indonesia terdapat 28,7% ibu hamil yang mengalami kecemasan dalam menghadapi persalinan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor yang berhubungan dengan kecemasan ibu hamil dalam menghadapi persalinan di Puskesmas Cibadak, Sukabumi. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan potong lintang . Hasil Penelitian: Hasil uji statistik chi-square terdapat hubungan usia (p-value =0,000), hubungan pendidikan (p-value= 0,033), hubungan pekerjaan (p-value = 0,001), hubungan ekonomi (p-value= 0,005), hubungan pemeriksaan ANC (p-value= 0,015). Kesimpulan Berdasarkan hasil uji statistik chi-square, bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia, pendidikan, pekerjaan, status ekonomi, dan pemeriksaan antenatal care (ANC) dengan tingkat kecemasan ibu hamil. Saran kepada tenaga kesehatan untuk melakukan edukasi mengenai masalah kecemasan pada ibu hamil saat melakukan pemeriksaan Antenatal Care (ANC). Kata Kunci: Umur, Pendidikan, Pekerjaan, Status Ekonomi, Antenatal Care (ANC), Kecemasan