Fournita Agustina
Program Studi Ilmu Pertanian, Fakultas Pertanian, Perikanan dan Kelautan Universitas Bangka Belitung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Pemanfaatan Alat dan Mesin Pertanian oleh Brigade Pangan dalam Meningkatkan Produktivitas Pertanian di Kecamatan Mendo Barat Kabupaten Bangka Syahadan Syahadan; Fournita Agustina
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.25263

Abstract

Pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) merupakan instrumen penting dalam modernisasi pertanian karena berperan dalam mempercepat proses kerja, menekan kebutuhan tenaga kerja manual, meningkatkan efisiensi biaya, serta mendukung peningkatan produktivitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat efektivitas pemanfaatan alsintan oleh Brigade Pangan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya di Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Responden penelitian adalah seluruh anggota Brigade Pangan di Kecamatan Mendo Barat sebanyak 30 orang yang ditentukan melalui sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan skala Likert dan regresi linear berganda. Variabel bebas meliputi ketersediaan alsintan, sumber daya manusia, kondisi lahan, manajemen Brigade Pangan, dan faktor ekonomi, sedangkan variabel terikat adalah efektivitas pemanfaatan alsintan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas pemanfaatan alsintan mencapai 81,92% dan termasuk kategori sangat tinggi. Hasil regresi menunjukkan nilai R Square sebesar 0,680, yang berarti 68,0% variasi efektivitas dapat dijelaskan oleh kelima variabel bebas. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan terhadap efektivitas pemanfaatan alsintan. Secara parsial, sumber daya manusia dan manajemen Brigade Pangan berpengaruh signifikan, sedangkan ketersediaan alsintan, kondisi lahan, dan faktor ekonomi tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kapasitas operator dan penguatan tata kelola kelembagaan menjadi strategi utama untuk mengoptimalkan pemanfaatan alsintan dalam mendukung produktivitas pertanian.
The Effectiveness of the E-Pusluh Application and Factors Influencing Daily Data Reporting by Agricultural Extension Workers in Bangka Regency ahmad yani; fournita agustina
Mimbar Agribisnis : Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis Vol 12, No 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ma.v12i2.25246

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the e-Pusluh application and the factors influencing daily data reporting by agricultural extension workers in Bangka Regency. A quantitative approach with a survey method was employed. The respondents were agricultural extension workers who used the e-Pusluh application in Bangka Regency. Primary data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed through descriptive statistics and Structural Equation Modeling-Partial Least Squares (SEM-PLS) using SmartPLS 4.0. The research variables included perceived ease of use, perceived usefulness, digital competence of extension workers, facilitating conditions, institutional support, and application effectiveness. The results showed that the effectiveness of e-Pusluh use was in the high category, with an average score of 4.05. Perceived ease of use and perceived usefulness were categorized as very high, while digital competence, facilitating conditions, and institutional support were categorized as high. The SEM-PLS results indicated that digital competence had a positive and significant effect on the effectiveness of e-Pusluh application use. The R-square value of 0.78 indicated that the model explained 78% of the variance in application effectiveness. Strengthening the digital competence of extension workers is therefore a key strategy to improve application-based daily data reporting.