Hadaci Sidiq
Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Suao Atib Koambai Dalam Garapan Komposisi Musik Multimedia Rolan Syahputra; Ahmad Zaidi; Hadaci Sidiq; Ferry Herdianto
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 2 No. 8 (2026): Menulis - Agustus
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v2i8.1489

Abstract

Suao atib koambai dalam garapan komposisi musik multimedia, representasi Ritual Tolak Bala masyarakat Kubu Dan Kubu Babussalam dalam Komposisi Musik Multimedia merupakan karya komposisi musik multimedia yang mengangkat kembali ritual tolak bala Atib koambai yang hidup dan berkembang di tengah masyarakat Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau. Karya ini berangkat dari upaya merawat memori budaya yang mulai memudar sekaligus memperkenalkan kembali nilai-nilai tradisi kepada generasi muda melalui medium penciptaan musik. Karya ini membangun ruang bunyi yang merepresentasikan suasana, simbol, serta nilai spiritual yang terkandung dalam pelaksanaan ritual Atib koambai. Bagian awal karya menghadirkan suasana keberangkatan mau ritual melalui eksplorasi rekaman lapangan (field recording), bunyi lingkungan, dan motif musik tradisi yang membangun atmosfer kampung yang tenang dan sarat makna. Bagian tengah karya menggambarkan dinamika pelaksanaan ritual melalui perpaduan tekstur vokal, tabuhan ritmis, musik instrumental, elemen elektronik, serta teknik pengolahan audio yang membangun rasa khidmat, harapan, dan semangat kebersamaan masyarakat selama prosesi berlangsung. Bagian akhir karya menghadirkan refleksi mengenai keberlangsungan Atib koambai di tengah perkembangan zaman. Musik berkembang secara lebih luas dan emosional sebagai bentuk dialog antara tradisi dan kehidupan masa kini. Melalui pendekatan komposisi musik multimedia, karya ini tidak hanya menjadi bentuk dokumentasi, tetapi juga menjadi upaya penafsiran ulang terhadap Atib koambai sebagai warisan budaya yang terus hidup dan berperan dalam membentuk identitas masyarakat Tanah Kubu.