This Author published in this journals
All Journal MEMACE
Ayesha Nabila Raisa
Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM DIALOG ZAENUDIN DAN HAYATI PADA FILM TENGGELAMNYA KAPAL VAN DER WIJCK Ayesha Nabila Raisa
MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing Vol. 3 No. 4 (2025): MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Asing
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/memace.v3i4.7038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur ilokusi dalam dialog Zaenudin dan Hayati pada film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data penelitian berupa dialog antara tokoh Zaenudin dan Hayati yang mengandung tindak tutur ilokusi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode simak dan teknik catat, sedangkan teknik analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan mendeskripsikan bentuk tindak tutur berdasarkan teori tindak tutur ilokusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam dialog Zaenudin dan Hayati terdapat empat bentuk tindak tutur ilokusi, yaitu tindak tutur asertif, direktif, ekspresif, dan komisif. Tindak tutur asertif digunakan untuk menyatakan dan menegaskan suatu keadaan, tindak tutur direktif digunakan untuk memerintah dan memohon, tindak tutur ekspresif digunakan untuk mengungkapkan perasaan seperti kecewa, sedih, dan marah, sedangkan tindak tutur komisif digunakan untuk menyatakan janji dan kesanggupan. Tindak tutur ekspresif menjadi bentuk yang paling dominan karena dialog banyak memperlihatkan konflik emosional antara kedua tokoh. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa dialog dalam film tersebut mengandung berbagai bentuk tindak tutur ilokusi yang memperlihatkan makna emosional, konflik batin, serta hubungan sosial antartokoh. Penelitian ini diharapkan dapat menambah wawasan dalam kajian Pragmatik, khususnya mengenai tindak tutur ilokusi dalam dialog film Indonesia.