Mince Gobay
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pembuatan Herbarium Digital Tumbuhan Lokal Papua Sebagai Media Pembelajaran Pada Mahasiswa Pendidikan Biologi Nurvita Hidayah; Asti Frida Yuni; Mince Gobay; Eliana Tebai Tebai; Thomas Marbuan; Wiska Baharuddin
JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): JURNAL CEMERLANG: Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpm.v8i2.4310

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa Pendidikan Biologi dalam mengenali, mendokumentasikan, dan memanfaatkan tumbuhan lokal Papua sebagai sumber belajar melalui pembuatan herbarium digital. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, observasi tumbuhan lokal, dokumentasi, identifikasi, digitalisasi, dan penyusunan produk herbarium digital. Peserta terlibat secara langsung dalam mengamati karakter morfologi tumbuhan, mengumpulkan informasi, mendokumentasikan spesimen, serta mengolah data menjadi media pembelajaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa mengenai konsep dan fungsi herbarium, kemampuan mengenali karakter morfologi, keterampilan dokumentasi, serta kemampuan menyusun informasi tumbuhan dalam format digital. Produk yang dihasilkan berupa herbarium digital yang memuat foto tumbuhan, nama lokal, nama ilmiah, famili, karakteristik morfologi, habitat, lokasi ditemukan, serta informasi pendukung mengenai tumbuhan lokal Papua. Herbarium digital dinilai lebih praktis, mudah diakses, dan dapat digunakan secara fleksibel dalam pembelajaran. Kegiatan ini juga mendorong mahasiswa memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap keanekaragaman hayati Papua. Dengan demikian, herbarium digital berpotensi menjadi media pembelajaran biologi yang kontekstual, inovatif, dan berkelanjutan.
Potensi Tumbuhan Lokal Papua sebagai Media Pembelajaran Biologi Berbasis Kearifan Lokal Nurvita Hidayah; Asti Frida Yuni; Mince Gobay; Eliana Tebai; Thomas Marbuan; Wiska Baharuddin
JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN Vol 20 No 1 (2026): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/jpp.v20i1.4307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi tumbuhan lokal Papua sebagai media pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode etnobotani. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, identifikasi tumbuhan, serta analisis keterkaitan tumbuhan lokal dengan materi pembelajaran biologi. Informan penelitian meliputi masyarakat lokal, tokoh adat, dan guru biologi yang dipilih secara purposive berdasarkan pengetahuan dan pengalaman mereka mengenai tumbuhan lokal serta pemanfaatannya. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan lokal Papua memiliki potensi yang tinggi sebagai media pembelajaran karena memiliki karakteristik biologis, ekologis, dan nilai budaya yang dapat dikaitkan dengan berbagai konsep biologi, seperti keanekaragaman hayati, klasifikasi, morfologi tumbuhan, ekologi, adaptasi, pemanfaatan sumber daya alam, dan konservasi. Integrasi tumbuhan lokal dengan kearifan masyarakat dapat menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna serta meningkatkan keterhubungan peserta didik dengan lingkungan dan budaya setempat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tumbuhan lokal Papua berpotensi dikembangkan menjadi herbarium, katalog, LKPD, modul, maupun media digital untuk mendukung pembelajaran biologi sekaligus memperkuat pelestarian biodiversitas dan kearifan lokal.