Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi tumbuhan lokal Papua sebagai media pembelajaran biologi berbasis kearifan lokal. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode etnobotani. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dokumentasi, identifikasi tumbuhan, serta analisis keterkaitan tumbuhan lokal dengan materi pembelajaran biologi. Informan penelitian meliputi masyarakat lokal, tokoh adat, dan guru biologi yang dipilih secara purposive berdasarkan pengetahuan dan pengalaman mereka mengenai tumbuhan lokal serta pemanfaatannya. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tumbuhan lokal Papua memiliki potensi yang tinggi sebagai media pembelajaran karena memiliki karakteristik biologis, ekologis, dan nilai budaya yang dapat dikaitkan dengan berbagai konsep biologi, seperti keanekaragaman hayati, klasifikasi, morfologi tumbuhan, ekologi, adaptasi, pemanfaatan sumber daya alam, dan konservasi. Integrasi tumbuhan lokal dengan kearifan masyarakat dapat menciptakan pembelajaran yang kontekstual dan bermakna serta meningkatkan keterhubungan peserta didik dengan lingkungan dan budaya setempat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tumbuhan lokal Papua berpotensi dikembangkan menjadi herbarium, katalog, LKPD, modul, maupun media digital untuk mendukung pembelajaran biologi sekaligus memperkuat pelestarian biodiversitas dan kearifan lokal.
Copyrights © 2026