Ahmad Djuaini
Dosen Program Pascasarjana, Universitas Islam Internasional Darullughah Wadda'wah (UII Dalwa), Pasuruan, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

TEORI KEBENARAN ILMIAH: INTEGRASI TEORI KORESPONDENSI, KOHERENSI, PRAGMATIS, DAN PERFORMATIF DALAM PENENTUAN KEBENARAN RISET PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Abdulloh Faqih; Ahmad Djuaini
Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah Vol. 2 No. 8 (2026): Ar-Rasyid: Jurnal Publikasi Penelitian Ilmiah (Agustus 2026)
Publisher : PT. Saha Kreasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64788/ar-rasyid.v2i8.471

Abstract

Penentuan kebenaran ilmiah dalam riset Pendidikan Agama Islam (PAI) sering kali menghadapi tantangan metodologis, berupa kecenderungan dikotomis antara positivisme-empiris dan dogmatisme-subjektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara filosofis empat teori kebenaran ilmiah utama—korespondensi, koherensi, pragmatis, dan performatif—serta mengintegrasikannya dengan teori kebenaran ilahiah (muthābaqah/wahyu) dalam kerangka metodologi riset PAI kontemporer. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research), penelitian ini membedah asumsi ontologis, epistemologis, dan aksiologis dari masing-masing teori melalui analisis isi (content analysis) dan sintesis tematik-komparatif yang diperkuat oleh petunjuk Al-Qur'an, Hadis Nabi Saw., serta pemikiran ulama salaf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat teori kebenaran ilmiah tidak saling meniadakan, melainkan saling melengkapi di bawah naungan kebenaran ilahiah (Al-Haqq). Penelitian ini merumuskan Kerangka Verifikasi Kebenaran Empat Lapis (Four-Tier Truth Verification Framework) bagi riset PAI, yang mencakup: (1) validasi teologis (koherensi dengan Al-Qur'an dan Sunnah), (2) verifikasi faktual (korespondensi melalui uji empiris-lapangan dan tabayyun), (3) uji kemaslahatan (pragmatis bagi pengembangan karakter siswa), serta (4) legitimasi operasional (performatif melalui pengesahan kebijakan resmi ulil amri). Penelitian ini merekomendasikan penerapan kerangka integratif ini dalam merancang metodologi riset tesis dan disertasi PAI di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI)