Nyeri sendi akibat asam urat merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering dialami kelompok lansia dan dapat berdampak pada keterbatasan aktivitas serta penurunan kualitas hidup. Penatalaksanaan nonfarmakologis menjadi salah satu pendekatan yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi keluhan nyeri, salah satunya melalui pijat aromaterapi berbahan herbal. Namun, pengetahuan dan keterampilan lansia mengenai pemanfaatan terapi komplementer tersebut masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia dalam manajemen nyeri sendi akibat asam urat melalui edukasi kesehatan, demonstrasi pijat aromaterapi, serta pelatihan pembuatan minyak aromaterapi berbahan herbal. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 7 Oktober 2025 di Sekolah Lansia Lontara Balai UPT KB Kecamatan Rappocini, Kelurahan Minasa Sari, Kota Makassar dengan jumlah peserta sebanyak 24 orang. Metode yang digunakan berupa penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, demonstrasi teknik pijat aromaterapi, praktik pembuatan minyak aromaterapi berbahan herbal menggunakan minyak cengkeh, minyak sereh, minyak jahe, dan minyak lavender, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai penanganan nyeri sendi akibat asam urat. Tingkat pengetahuan dan keterampilan peserta sebelum edukasi sebesar 17,21% meningkat menjadi 82,79% setelah kegiatan. Peserta juga menunjukkan antusiasme tinggi selama praktik dan mampu memahami tahapan pembuatan minyak aromaterapi serta teknik pijat sederhana yang dapat diterapkan secara mandiri di rumah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan lansia terkait manajemen nyeri sendi akibat asam urat melalui pendekatan nonfarmakologis berbasis pijat aromaterapi dan pemanfaatan bahan herbal. Program ini diharapkan dapat mendukung kemandirian lansia dalam mengelola keluhan nyeri serta berkontribusi terhadap peningkatan kualitas hidup.