Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sekaligus mengkaji secara mendalam peran pendidikan dalam membentuk kesadaran syariat Islam pada Generasi Z di tengah kuatnya pengaruh budaya digital di Aceh .Generasi Z sebagai kelompok yang tumbuh dalam era teknologi informasi memiliki akses yang sangat luas terhadap berbagai sumber pengetahuan melalui media sosial, internet, dan platform digital lainnya. Namun demikian, kemudahan akses tersebut juga menjadikan mereka rentan terhadap masuknya nilai-nilai yang tidak selalu sejalan dengan prinsip-prinsip syariat Islam. Oleh karena itu, diperlukan peran pendidikan yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer ilmu, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter dan nilai keagamaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif, melalui studi literatur, observasi sosial, serta analisis fenomena yang berkembang di masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan memiliki peran yang sangat strategis, baik melalui jalur formal seperti sekolah dan perguruan tinggi, maupun melalui pendidikan nonformal dalam lingkungan keluarga dan masyarakat. Integrasi nilai-nilai syariat Islam ke dalam kurikulum, pemanfaatan media digital yang bersifat edukatif, serta penguatan peran orang tua dan tokoh masyarakat menjadi faktor penting dalam membentuk kesadaran keagamaan Generasi Z. Selain itu, literasi digital yang baik menjadi aspek krusial agar generasi muda mampu menyaring informasi serta menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Dengan demikian, sinergi antara pendidikan, keluarga, dan lingkungan sosial, serta pemanfaatan teknologi secara positif, menjadi kunci utama dalam membentuk kesadaran syariat Islam yang adaptif, relevan, dan mampu menjawab tantangan zaman pada Generasi Z di Aceh.