Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan dedak terfermentasi pada pembuatan telur asin Nur Eviyana Evi; Salfiana; Rukmelia
Jurnal Sains dan Teknologi Pangan Vol. 11 No. 4 (2026): Jurnal Sains dan Teknologi Pangan
Publisher : Jurusan Ilmu dan Teknologi Pangan Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63071/hff2dn75

Abstract

Dedak terfermentasi berpotensi dimanfaatkan dalam proses pembuatan telur asin karena proses fermentasi dapat mengubah karakteristik bahan dan berpotensi memengaruhi mutu produk selama proses pengasinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan dedak terfermentasi terhadap karakteristik kimia dan organoleptik telur asin serta menentukan perlakuan yang menghasilkan karakteristik terbaik. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan empat perlakuan penambahan dedak terfermentasi, yaitu A1 (0 g), A2 (50 g), A3 (75 g), dan A4 (100 g), dengan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi kadar protein, kadar natrium klorida, serta karakteristik organoleptik yang mencakup warna, aroma, rasa, dan tekstur. Data dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf kepercayaan 95% apabila terdapat perbedaan nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan dedak terfermentasi berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kadar protein dan kadar natrium klorida, tetapi tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap karakteristik organoleptik telur asin. Perlakuan A4 menghasilkan kadar protein tertinggi sebesar 16,88% dan kadar natrium klorida tertinggi sebesar 25,63%. Peningkatan kadar protein dan natrium klorida diduga berkaitan dengan perubahan karakteristik dedak akibat fermentasi yang mendukung penetrasi garam selama proses pengasinan. Penambahan 100 g dedak terfermentasi merupakan perlakuan terbaik berdasarkan karakteristik kimia tanpa menurunkan penerimaan organoleptik telur asin.