Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Belanja Kesehatan, Belanja Pendidikan dan Belanja Modal Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) 2020-2023 Imam Murtaza; Fitrian Rizky; Khairita Hasbi
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.13060

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja modal, belanja pendidikan, dan belanja kesehatan terhadap pertumbuhan ekonomi di Sumatera Bagian Utara, yang mencakup Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, selama periode 2020–2023. Dengan pendekatan kuantitatif dan data sekunder dari Direktorat Jendral Perimbangan Keuangan serta Badan Pusat Statistik, penelitian ini menerapkan regresi data panel pada 376 observasi dari 94 kabupaten/kota. Menggunakan Common Effect Model, temuan estimasi menunjukkan bahwa belanja kesehatan berpengaruh positif dan signifikan secara statistik (probabilitas. 0,0000, kurang dari 0,05%), sedangkan belanja modal (probabilitas. 0,3961) dan belanja pendidikan (probabilitas. 0,1876) tidak signifikan. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,0656 menunjukkan bahwa ketiga variabel independen hanya menjelaskan 6,56% variasi pertumbuhan ekonomi. Temuan ini menegaskan bahwa belanja kesehatan secara efektif berfungsi sebagai investasi modal manusia melalui jaminan kesehatan masyarakat, pembangunan infrastruktur kesehatan, dan kesejahteraan tenaga kesehatan, sehingga memberikan dampak ekonomi nyata di wilayah tersebut. Sebaliknya, belanja modal menghadapi time lag panjang dalam penyelesaian proyek, terutama pada masa pemulihan pasca-pandemi yang belum stabil, sementara belanja pendidikan terhambat oleh kesenjangan implementasi kebijakan dan keterlambatan birokrasi. Penelitian ini merekomendasikan reformasi birokrasi dan percepatan pelaksanaan proyek agar belanja modal dan pendidikan dapat berkontribusi lebih optimal terhadap pertumbuhan ekonomi di masa depan