Aninda Breliyana
Akademi Analis Kesehatan Pekalongan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kadar Hemoglobin Dan Hematokrit Dengan Lama Sakit Pada Pasien Tuberkulosis Paru Di Puskesmas Karanganyar Aninda Breliyana; Subur Wibowo
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1059

Abstract

Tuberkulosis paru (TB paru) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacteriumtuberculosis dan masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Infeksi kronis akibat TBdapat memengaruhi sistem hematologi, terutama kadar hemoglobin (Hb) dan hematokrit (Ht), yangberkaitan dengan kondisi klinis serta lama sakit pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuihubungan kadar hemoglobin dan hematokrit dengan lama sakit pada pasien tuberkulosis paru diPuskesmas Karanganyar. Penelitian menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian sebanyak 32 pasien TB paru yang memenuhi kriteria inklusi diperolehmelalui teknik total sampling. Data lama sakit diperoleh dari rekam medis, sedangkan pemeriksaankadar hemoglobin dan hematokrit dilakukan menggunakan metode Point of Care Testing (POCT).Analisis data meliputi uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji korelasi Pearson. Hasil penelitianmenunjukkan rata-rata kadar hemoglobin sebesar 12,3 g/dL, dengan 25 responden (78%) memilikikadar hemoglobin rendah dan 7 responden (22%) normal. Rata-rata kadar hematokrit sebesar 37,2%,dengan 23 responden (72%) memiliki kadar hematokrit rendah, 8 responden (25%) normal, dan 1responden (3%) tinggi. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan antara lama sakit dengankadar hemoglobin dan hematokrit pada pasien tuberkulosis paru. Dengan demikian, kadar hemoglobindan hematokrit dapat digunakan sebagai parameter pendukung dalam memantau kondisi klinis pasienTB selama menjalani pengobatan.