Capaian prestasi peserta didik berfungsi sebagai tolok ukur efektivitas sekolah dalam mengoptimalkan potensi akademik maupun nonakademik. Keberhasilan tersebut tidak semata-mata bergantung pada talenta individu siswa, melainkan dipengaruhi oleh efisiensi tata kelola sekolah, pendampingan guru, kontribusi orang tua, serta ketersediaan wadah bagi siswa untuk mengasah bakat dalam ajang kompetisi. Penelitian ini dirancang untuk menggambarkan profil SDN Murtajih 1 Pamekasan sekaligus menganalisis sistem manajemen pembinaan prestasinya berbasis data dokumenter. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui studi dokumentasi, data dihimpun dari sumber resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Pusat Prestasi Nasional, rilis Pemerintah Kabupaten Pamekasan, dokumen alokasi BOS Kinerja, serta publikasi ilmiah relevan rentang tahun 2021–2026. Data diolah melalui tahapan reduksi, pengelompokan, penafsiran, dan penarikan kesimpulan berpatokan pada fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan pembinaan, dan evaluasi. Hasil studi menunjukkan SDN Murtajih 1 memiliki rekam jejak prestasi yang kuat, khususnya di cabang olahraga karate. Pada tahun 2023, siswanya meraih Juara I Kumite Perorangan Putra O2SN tingkat Jawa Timur dan melaju hingga meraih Juara II Kumite Perorangan +38 kg Putra O2SN tingkat nasional. Pada tahun 2025, sekolah ini tercatat memperoleh poin prestasi 7 dan mendapatkan insentif BOS Kinerja sebesar Rp100.000.000. Analisis menegaskan bahwa keberlanjutan pembinaan prestasi membutuhkan pemetaan potensi sejak dini, pelatihan terstruktur, pengembangan kompetensi pendidik, keterlibatan aktif pemangku kepentingan, serta evaluasi yang berkesinambungan.